Video Latihan Tempur TNI AD di Natuna dan Aksi Leopard 2RI Bermandi Lumpur

Melibatkan Tank Leopard 2RI, Heli Mil Mi35P, Mil Mi17, Peluncur Roket Astros, Artileri Caesar dan masih banyak lagi.

0
172

DimasBagus.com – Dalam latihan tempur TNI AD di Tanjung Datuk, Pulau Natuna, Provinsi Kepulauan Riau minggu lalu, mulai dari pertengahan Oktober hingga puncaknya pada 12 November 2016, Latihan Taktis Antar Kecabangan (Lattis Ancab) yang melibatkan banyak unsur di dalam TNI AD ini terlihat totalitas dan menggetarkan.

Latihan ini antara lain melibatkan penerjunan pasukan Sandi Yudha Kopassus di area yang akan direbut kembali. Pasukan ini akan memetakan geografis, untuk menyediakan wilayah pendaratan, jalur logistik, posko komando dan sebagainya, bagi pasukan besar yang akan menyusul.

Setelah pasukan Sandi Yudha memetakan basis yang dibutuhkan, diterjunkanlah pasukan Lintas Udara dalam jumlah banyak. Pergerakan pasukan ini dilindungi oleh serangan artileri jarak jauh Caesar 155mm, untuk merusak dan melumpuhkan pertahanan dan basis musuh. Wilayah yang sulit dijangkau oleh Artileri, diselesaikan oleh serangan roket dari helikopter serbu Mi-35.

Tak lama kemudian, serangan kedua dilakukan oleh pasukan Raider dengan menggunakan helikopter untuk melakukan fast roping. Bersamaan dengan itu pukulan maut muncul dengan bergeraknya MBT Leopard 2 sambil menembakkan meriam utamanya ke sasaran. Lapis baja ini akan membongkar pertahanan musuh yang sekiranya dihadapi oleh satuan infanteri yang telah dulu bergerak. Tank Leopard menyapu semua rintangan dan terus bergerak ke depan. Helikopter serbu Mi-35 juga membantu serangan dengan salvo roket roketnya.

Di belakang tank Leopard ikut bergerak Infantery Fighting Vehicle menggunakan Marder, M 113 A1 dan Anoa.

Baca juga:  4 Sandi Operasi Penyadapan Asing Dengan Target Indonesia

Untuk membantu daya gempur infanteri, helikopter TNI mengangkut (Sling Load) meriam 105 ke wilayah pertempuran, untuk semakin menekan keras posisi musuh. Satuan Artileri Medan mulai beroperasi dengan bantuan bantuan tembakan dengan kordinat yang disuplai oleh pasukan infanteri yang lebih dulu meneyerang di depan.

Dari posisi lain artileri jarak jauh Caesar 155 mm terus menembakkan amunisinya untuk menghancurkan musuh dan membuka jalan infanteri sekaligus melindungi pasukan yang bergerak. Datang kemudian tembakan salvo dari roket multi laras Astros 2. Dengan teknologi yang komputerize, tembakan Astros bisa menarget sasaran dengan tepat.

Tank Leopard 2RI dalam Latihan Tempur TNI AD di Natuna - (Src: tniad.mil.id)
Tank Leopard 2RI dalam Latihan Tempur TNI AD di Natuna – (Src: tniad.mil.id)

Tank Leopard terus menekan dan meringsek ke posisi musuh. Musuh yang mengirim serangan udara di antisipasi oleh satuan Artileri Pertahanan Udara yang berhasil merontokkan sasaran di udara, sehingga musuh tetap buta dengan pergerakan pasukan TNI.

Serangan berikutnya datang dari laut menuju garis pantai menggunakan kapal cepat dan perahu karet anti peluru. Pasukan ini akan melumpuhkan pasukan lawan yang lari atau bertahan di garis pantai.

Di saat bersamaan, gelombang serangan berikutnya datang melalui mobile udara pasukan Raider. Pasukan mobile udara Raider terus berdatangan lewat helikopter, gelombang demi gelombang yang dillindungi oleh helikopter serbu TNI AD. Sementara di wilayah pantai pasukan kapal cepat dan Intai Tempur melakukan penyekatan dan sterilisasi.

Skenario latihan ini sebagai cara menghadapi ancaman di wilayah barat RI apabila ada musuh. Deffence dalam strategis dan offence dalam rangka taktis.

Baca juga:  Indonesia Akan Membeli 3 Kapal Selam Lagi dari Luar Negeri

Latihan puncak Antar Percabangan TNI ini digelar Sabtu (12/11/2016) di Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Utara Kabupaten Natuna. Sebuah pulau tak berpenghuni, yakni Pulau Pendek menjadi target sasaran. Lokasi perbukitan menjadi tempat plotting senjata tersebut.

Barisan Tank Leopard 2RI yang akan Mengikuti Latihan Tempur TNI AD di Natuna - (Src: RiauPos.co)
Barisan Tank Leopard 2RI yang akan Mengikuti Latihan Tempur TNI AD di Natuna – (Src: RiauPos.co)

Unsur dan Alutsista yang Terlibat dalam Latihan Taktis Antar Kecabangan di Natuna

Pelaksanaan latihan taktis merupakan latihan puncak dari program latihan yang dilaksanakan TNI AD dengan menggunakan metode drill tempur dan ditinjau langsung oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo beserta Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Mulyono dan pejabat teras TNI AD lainnya.

Pada latihan kali ini, dilaksanakan pada tingkat Brigade dalam bentuk Brigade Tim Pertempuran melalui penyelenggaraan operasi tempur yang didukung Operasi Intelijen dan Operasi Teritorial, terutama dalam melaksanakan prosedur operasi serangan khususnya dalam pengerahan dan penggunaan alutsista.

Di samping itu, juga untuk mengukur dan menguji doktrin serta Prosedur Tetap (Protap) pertempuran TNI AD sebagai bahan evaluasi peningkatan kemampuan operasi satuan-satuan TNI AD.

“Lattis Ancab 2016 dimaksudkan agar unsur pimpinan tingkat Brigade mampu melaksanakan prosedur hubungan Komandan dan Staf dalam suatu operasi tempur selain mengasah keterampilan dan profesionalisme prajurit serta satuan seperti manuver serangan dan pemindahan pasukan dalam suasana taktis, kerjasama Infanteri dan Tank (KSIT), memberikan bantuan tembakan kepada satuan manuver, melaksanakan penembakan sasaran udara serta mampu melaksanakan implementasi hukum HAM dan Humaniter” ujar Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen MS. Fadhilah.

Tank Leopard 2RI Bersiap Mengikuti Latihan Taktis Antar Kecabangan TNI AD di Natuna - (Src: Tribunnews.com/Wahyu)
Tank Leopard 2RI Bersiap Mengikuti Latihan Taktis Antar Kecabangan TNI AD di Natuna – (Src: Tribunnews.com/Wahyu)

Adapun pelaku utama dalam latihan tempur TNI AD kali ini melibatkan prajurit dan satuan Brigif 13/1 Kostrad yaitu Yonif Raider 303/SSM dan Yonif Raider 323/BP dengan perkuatannya sendiri terdiri dari unsur-unsur:

  • Yonif Para Raider 501/BY,
  • Yonif Para Raider 432/K,
  • Grup 3/ Sandhi Kopassus,
  • Yonif Mekanis 201/JY Kodam Jaya,
  • Yonkaf 1/BCC,
  • Yon Armed 9/155/GS/P,
  • Yon Armed 10/105,
  • Yon Armed 10/Astros,
  • Yon Armed 13/76/TRK,
  • Yonharnud 1/PBC,
  • Yonzipur 9/LB,
  • Yonbekang 1/TBY,
  • Yonkes 1/YKU,
  • Denpal Kostrad,
  • Denhub Kostrad,
  • Denpom Kostrad,
  • Jet Ski dan Sea Raider Yonif 136/TS,
  • Yonif Mekanis 412,
  • Yonif Mekanis 413,
  • Heli Puspenerbad,
  • Satuan bantuan Administrasi (Banmin),
  • Dan didukung oleh Satgas Intel serta Satgas Teritorial.
Baca juga:  Mengenal 3 Pesawat Bomber Amerika: B-1 Lancer, B-52 Stratofortress dan B-2 Spirit

Latihan tahun ini melibatkan kurang lebih 3.551 prajurit dari berbagai kecabangan yang ada di TNI AD. Selain ribuan personel, TNI AD juga mengerahkan ratusan alutsista untuk mendukung pelaksanaan Lattis Ancab ini.

Deretan Tank Leopard 2RI Masih Bersih dan Mulus - (Src: Lintas.co.id)
Deretan Tank Leopard 2RI Masih Bersih dan Mulus – (Src: Lintas.co.id)

Alustista yang dikerahkan dalam latihan tempur TNI AD ini yaitu:

  • Tank Leopard 2RI,
  • Tank AVLB,
  • Tank ARV,
  • Tank Marder,
  • Tank M113A1,
  • Panser Anoa,
  • Meriam 23mm/GB,
  • Meriam 76mm,
  • Meriam 105mm,
  • Meriam 155mm,
  • Roket Astros,
  • Heli Mi35 P,
  • Heli Mi17,
  • Heli Bel 412,
  • Dan Mortir 81.

Berikut Video Latihan Tempur TNI AD di Natuna