Fakta-fakta Mengerikan Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

Bom Bunuh Diri Kampung Melayu / AFP PHOTO / BAYU ISMOYO

DimasBagus.com – Bom bunuh diri meledak di Terminal Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5) malam. Tiga polisi gugur menjadi korban dan 10 orang lainnya terluka.

Dua orang pelaku bom bunuh diri tewas di lokasi dan kini jenazahnya berada di RS Polri. Identitas keduanya belum diketahui.

Berikut fakta-fakta mengerikan bom bunuh diri di Kampung Melayu yang berhasil dirangkum dari berbagai sumber.

1. Ledakan Terjadi Dua Kali

Berdasarkan penuturan saksi mata, ledakan terdengar cukup keras. Sumber ledakan kabarnya tepat di Terminal Kampung Melayu di bawah jembatan.

Ledakan pertama terdengar pada pukul 21.00 WIB dan ledakan kedua lima menit setelahnya. Saksi kunci yang mengungkap kronologi ledakan adalah Bripda Febrianto Sinaga, polisi yang ditugaskan untuk mengantisipasi pawai obor di terminal Kampung Melayu.

2. Jadi Korban Saat Amankan Pawai Obor

Ketiga polisi yang tewas tengah bertugas mengamankan pawai obor menjelang Ramadhan di sekitar Kampung Melayu. Ridho Setiawan, Taufan Tsunami dan Imam Gilang Adinata yang akan dimakamkan hari Kamis (25/5). Prosesi pemakaman dipimpin oleh Kapolres Bekasi, Tangerang Selatan, dan Jakarta Selatan.

3. Asap Tebal Membumbung di Lokasi

Sesaat setelah ledakan terdengar jelas, asap tebal langsung membumbung tinggi di sekitar lokasi.

Diketahui dari sebuah video yang diunggah akun DoubleG di YouTube, spekulasi pun beredar di kalangan warga.

Beberapa dari mereka mengira suara muncul lantaran bus Transjakarta meledak.

“Busway tuh meledak,” kata seorang warga dalam video tersebut.

“Teroris tuh,” tambah yang lain.

4. Efek Ledakan Bom

Ledakan bom di Kampung Melayu terbilang kuat. Kesimpulan itu diambil polisi setelah melihat luka dari para korban.

“Dari hasil olah TKP dan diduga dari lukanya, tubuh bercerai berai, patut diduga dari akibat ledakan yang kuat,” kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto

Akibat bom tersebut, halte TransJakarta Kampung Melayu rusak. Kaca-kaca pecah dan hingga saat ini halte tidak beroperasi.

Di depan toilet yang menjadi lokasi ledakan juga terpakir motor hingga angkot. Hingga saat ini, ada 4 angkot rusak yang belum dievakuasi.

5. Potongan Tubuh Berceceran

Sesaat usai ledakan terjadi, di sekitar lokasi kejadian ditemukan potongan tubuh seseorang. Tak jelas identitas orang yang foto potongan tubuhnya beredar di media sosial tersebut.

Sementara potongan tubuhnya tampak berada di tempat yang berbeda-beda. Empat kantong mayat berisi benda yang potongan besar, sementara satu kantong mayat berisi potongan kecil.

Satu kantong diturunkan dari Halte Transjakarta yang diduga berisi kepala korban. Kelima kantong mayat tersebut dinaikan ke mobil Puslabfor.

6. Bom Panci Mirip Bom di Bandung

Kepala Divisi Humas Polri Irjen (Pol) Setyo Wasisto mengatakan bom bunuh diri yang meledak berjenis bom panci, mirip seperti bom yang meledak di Bandung bulan Februari lalu. Polisi menemukan struk pembelian panci bertanggal 22 Mei dari sebuah toko di Padalarang, pada salah satu saku pelaku yang tewas.

7. Lima Orang Tewas Akibat Bom Bunuh Diri di Kampung Melayu

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, total korban tewas akibat bom di Kampung Melayu sebanyak lima orang. Rinciannya, dua korban diduga pelaku dan tiga orang lainnya anggota Polri.

“Saya nyatakan duka cita mendalam, ternyata 3 anggota polisi yang gugur,” kata Setyo kepada wartawan di Kampung Melayu, Jaktim, Kamis (25/4/2017).

Selain itu korban luka-luka berjumlah sepuluh orang, yaitu lima anggota polisi dan lima warga sipil.

“Dipastikan pelaku dua orang laki-laki. Tadi saya katakan ada dua ledakan dan hasil olah TKP memang ditemukan memang ada dua pelaku bom bunuh diri,” ujar Setyo.

8. Temukan Struk Panci

Dari hasil olah TKP, polisi menemukan struk pembelian panci di sebuah minimarket di Padalarang, Jawa Barat. Pada struk tersebut diketahui, panci tersebut dibeli pada 22 Mei 2017.

“Ditemukan di kantong pelaku Ada beberapa kertas-kertas salah satunya struk panci,” jelas Wasisto.

Pihak kepolisian menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Polisi memasukan lima benda diduga potongan tubuh korban ke dalam kantong mayat dari lokasi ledakan bom Kampung Melayu, Jatinegara, Jakarta Timur.

Itulah 8 fakta mengerikan bom bunuh diri di Kampung Melayu.

Mas Dimas:
Related Post
Leave a Comment

Situs ini menggunakan cookies.