Kemhan: Dua Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 Tiba Tahun Depan

0
21
Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 yang akan dibeli Indonesia - Src The Aviationist
Pesawat Tempur Sukhoi Su-35 yang akan dibeli Indonesia - Src The Aviationist

DimasBagus.com – Kementerian Pertahanan RI menegaskan rencana pemerintah membeli 11 unit dari Rusia tak terkendala, bahkan dua itu akan tiba pada tahun 2019, seperti dilansir dari Antara .

“Apabila Agustus ini kontrak efektif, maka tahun 2019 akan datang 2 unit. Kalau tidak efektif, kemungkinan mundur”, kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemhan Brigjen Totok Sugiharto, kepada wartawan di Kantor Kemhan, Jakarta, Kamis.

Promo Perlengkapan Bayi

Mengenai rencana pembelian tersebut, Kemhan pun telah bersinergi dengan sejumlah kementerian terkait. Artinya, sejauh ini tidak ada kendala meskipun terlihat dinamika dilapangan yang mempersoalkan kebijakan itu, dimana sebelumnya Amerika sempat mengeluarkan ancaman embargo terhadap sejumlah negara yang membeli buatan Rusia.

Kontrak pembelian 11 unit pesawat tempur Su-35 full combat atau dengan persenjataan lengkap antara Indonesia-Rusia telah diteken pada Februari lalu. Totok menepis ada informasi yang menyebut bahwa AS berusaha menekan Indonesia agar tidak membeli Sukhoi dari Rusia.

“Kita tidak ada musuh, kita baik dengan Amerika Serikat. Kita juga membeli Hercules. Kita juga baik dengan Rusia dan negara-negara lainnya. Jadi, kita tidak punya musuh”, tuturnya.

Bahkan, tambah dia, dalam waktu dekat Indonesia berencana membeli 5 unit jenis Hercules dari AS untuk memperkuat alutsista TNI.

Baca juga:  Pasukan Anti Teror 18 Negara Berkumpul di Sentul

Sebelumnya, Kepala Dinas Pengamanan dan Sandi Angkatan Udara (Kadispamsanau) Marsma TNI Andi Kustoro beserta tim bersama dengan Deputy Director of The Air Force Departement Rusia, Tsyplakov Yury dan tim telah melakukan survei di Lanud Iswahjudi, Magetan, Jawa Timur, pada hari Senin, 6 Agustus 2018.

Kepala Penerangan Lanud Iswahjudi, Mayor Sus Hamdi Londong Allo pun menjelaskan, bahwa survei yang dilakukan oleh tim dari Rusia tersebut guna persiapan kedatangan jet tempur Sukhoi Su-35 yang dibeli pemerintah RI dari Rusia.

“Survei dimaksudkan untuk menentukan lokasi dan kebutuhan yang akan dipersiapkan oleh pihak pabrikan yakni Komsomolkom-on-Amur aircraft plant them”, ucapnya menjelaskan.

Melanjutkan bahwa menurut rencana, survei akan berlangsung selama 2 hari dan akan melibatkan 10 orang pakar dari negara Rusia.

“Selama di Lanud Iswahjudi rombongan dibawa ke Skuadron Udara 14. Meliputi hanggar, shelter, apron, aerodrome, runway,’taxy-way, fire fighter vehicles, GPL, simulator, Depo 60 serta objek lainnya”, paparnya.

Ia pun menjelaskan, peninjauan tersebut adalah dimaksudkan untuk melihat kesiapan lokasi yang akan digunakan untuk bermukimnya jet tempur canggih Sukhoi Su-35 buatan Rusia tersebut.

“Peninjauan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan Pemerintah Indonesia yang akan memboyong 11 unit jet tempur Su-35 yang akan menggantikan pesawat pendahulunya yakni F-5 Tiger”, tutur Londong.

Artikel ini sudah pernah tayang di AntaraNews.com pada (9/8/2018) dengan judul “Kemhan: Dua pesawat Sukhoi-35 tiba tahun depan”.

Jika Hari Ini Pemilihan Presiden 2019, Anda Pilih Siapa?
Baca juga:  Ini Misil Penangkis Serangan Udara Tercanggih Yang Perkuat TNI AU