222 Pesawat Tempur TNI Meriahkan Peringatan HUT TNI Ke 69

0
269
Pesawat Tempur Sukhoi Indonesia dengan Rudal Kh-31P Krypton
Pesawat Tempur Sukhoi Indonesia dengan Rudal Kh-31P Krypton

DimasBagus.com – akan unjuk gigi di peringatan HUT ke 69 dan akan masuk Jatim pada 21 September 2014. Pesawat-pesawat itu terdiri dari berbagai jenis dengan jumlah total sebanyak 222 unit.

Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Armatim, Letkol Laut (KH) Drs Abdul Kadir, mengatakan pada 22 September, pesawat-pesawat ini akan langsung latihan gabungan (latgab) dengan dan TNI AU.

β€œTotal ada 222 TNI, 85 di antaranya jenis helicopter,” kata Kadir di kantornya, Senin (8/9/2014).

F-16 CD 52ID TNI AU
F-16 CD 52ID TNI AU

Kadir menuturkan, pesawat-pesawat ini sebagian besar akan ditempatkan di Terminal 1 (T1) dan Terminal 1 (T2) Bandara Juanda. Sementara sebagian kecil akan diparkir di Bandara Abdul Rachman Saleh Malang dan Pangkalan Udara Iswahyudi Madiun.

Baca juga:  Buka Kotak Surat Suara, Kubu Prabowo Makin Yakin KPU Curang

β€œKami juga siapkan hangar khusus karena pesawat ini berbeda dengan pesawat biasa, terutama untuk pesawat Sukhoi dari Rusia dan F5 Tiger yang baru dibeli dari Perancis,” sambungnya.

Kadir menerangkan latgab yang berlangsung sampai 4 Oktober ini merupakan semacam gladi kotor pertunjukan parade TNI. Sebelumnya, pada 12 Agustus sampai 21 September nanti, semua elemen berlatih di kesatuannya masing-masing.

β€œUntuk pesawat, sekarang sedang latihan membentuk formasi. Sama, kami TNI AL juga sedang berlatih sendiri, begitupun . Nanti pada 22 September latgab untuk menyatukan rangkaian pertunjukan yang sudah dilatih tadi,” ujarnya.

Dijelaskan, selain untuk menyeragamkan, latgab selama 17 hari ini diperlukan untuk menyelaraskan serta mematenkan waktu masing-masing personil.

β€œSupaya timing-nya tepat,” ucap Kadir, yang lanjut mengatakan peringatan HUT TNI ke-69 ini akan dipimpin langsung Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Latgab ini akan dimulai pukul 09.00 WIB dan maksimal akan selesai pukul 14.00 WIB tiap harinya. Untuk acara puncak, 7 Oktober akan berlangsung mulai pukul 09.00 WIB dan diperkirakan akan selesai pada pukul 12.00 WIB.

Baca juga:  Dari Angkasa Peneliti NASA Lihat Cahaya Misterius di Gunung Lawu

Kadir menuturkan meskipun Bandara Juanda akan dipadati pesawat-pesawat tempur TNI, hal tersebut tidak akan sampai melumpuhkan jadwal penerbangan komersial.

β€œKan nanti ada koordinasi. Yang jelas, penerbangan komersial tidak akan lumpuh, apalagi bandara sampai tutup,” pungkasnya.

Sumber: Surabaya.Tribunnews.com