Akhir 2016, Dermaga Kapal Selam TNI AL Di Palu Untuk Kilo dan Changbogo Siap Beroperasi

0
359
Sejumlah alat berat melakukan penggalian untuk pembuatan dermaga kapal selam di Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/2).
Sejumlah alat berat melakukan penggalian untuk pembuatan dermaga kapal selam di Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/2). Dermaga yang direncanakan akan menjadi pangkalan kapal selam untuk memperkuat Komando Armada Timur (Koarmatim) itu ditargetkan selesai pada akhir 2016 sehingga dapat ditempati oleh dua kapal selam baru dari Korea dan Rusia yang tiba pada awal dan akhir 2017 mendatang. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/aww/16.

DimasBagus.com – AL di Watusampu, Palu sedang dalam pembangunan dan ditargetkan selesai akhir tahun 2016.

Promo Perlengkapan Bayi

Komandan Pangkalan Watusampu Palu, Kolonel (P) Yanu Madawanto mengatakan, pembangunan tahap pertama sedang berlangsung dan menelan biaya lebih dari Rp 21 miliar. “Tahun ini dilanjutkan ke tahap kedua dan ketiga yang sekaligus sudah selesai,” ujar Kolonel Yanu, 2/2/2016.

Sejumlah alat berat melakukan penggalian untuk pembuatan dermaga kapal selam di Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/2). Dermaga yang direncanakan akan menjadi pangkalan kapal selam untuk memperkuat Komando Armada Timur (Koarmatim) itu ditargetkan selesai pada akhir 2016 sehingga dapat ditempati oleh dua kapal selam baru dari Korea dan Rusia yang tiba pada awal dan akhir 2017 mendatang. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/aww/16.
Sejumlah alat berat melakukan penggalian untuk pembuatan dermaga di Pangkalan TNI AL Watusampu Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (2/2). Dermaga yang direncanakan akan menjadi pangkalan untuk memperkuat Komando Armada Timur (Koarmatim) itu ditargetkan selesai pada akhir 2016 sehingga dapat ditempati oleh dua baru dari Korea dan Rusia yang tiba pada awal dan akhir 2017 mendatang. ANTARA /Basri Marzuki/aww/16.

akan melengkapi dua dermaga kapal selam lainnya, yakni di Komando Armada Barat (Koarmabar) di Jakarta dan Komando Armada Timur (Koarmatim) Surabaya. nantinya menjadi Komando Armada Tengah (Koarmateng).

Baca juga:  Ketegangan Awak KRI Banjarmasin Menghadapi Perompak Somalia

Kolonel Yanu Madawanto mengatakan, pembangunan dermaga Palu sempat tertunda satu bulan karena proses negosiasi pembelian kapal selam di dan Rusia masih berjalan. Namun saat ini negosiasi sudah selesai sehingga pembangunan dilanjutkan.

Penggalian untuk pembuatan dermaga sedang dilakukan dan akan selesai dalam waktu dekat untuk dilanjutkan ke tahap kedua.

Pada saat rampungnya dermaga Palu, dua kapal selam baru yang memperkuat TNI AL akan ditempatkan di dermaga ini. “Dua kapal selam baru akan tiba awal dan akhir tahun 2017, sehingga dermaga ditargetkan telah siap sebelumnya, paling tidak di akhir 2016″, ujar Danlanal.

Baca juga:  Su-35 Indonesia Lawan F/A-18EF Super Hornet Malaysia, Hebat Mana?

Dalam Rencana Strategis Minimum Essential Forces (MEF), TNI AL telah merencanakan penambahan armada kapal selam. Kementerian Pertahanan telah menyepakati pembelian kapal selam jenis Changbogo dengan sistem transfer of technology (ToT) dari Korea Selatan dan kapal selam jenis Kilo dari Rusia, berukuran lebar 6 meter dan panjang 100 meter.

Watusampu dijadikan pangkalan kapal selam karena dari sisi topografi kelautan sangat idel dengan kedalaman pesisir yang baik.

Baca juga:  Indonesia Beli Sukhoi Su-35 Pakai Kerupuk, Serius?

Pengembangan menjadi pangkalan kapal selam, masih membutuhkan waktu karena pangkalan tidak sekadar tersedianya dermaga untuk kapal selam. Berbagai infrastruktur harus tersedia, mulai dari dermaga, sarana penunjang, termasuk asrama bagi personel dan sebagainya. “Tapi arahnya ya pada pembentukan pangkalan,” ujar Kolonel Yanu.

Berikut cuplikan berita Antara terkait proses pembangunan dermaga AL di Palu:

Sumber: [wp_colorbox_media url=”http://beritapalu.com/blog/akhir-2016-palu-akan-punya-dermaga-kapal-selam/” type=”iframe” hyperlink=”BeritaPalu”]