Galeri Oerlikon Skyshield TNI AU

0
586
Oerlikon Skyshield TNI AU 1
Oerlikon Skyshield TNI AU 1

DimasBagus.com – Demi menjaga pertahanan udara, Oerlikon Skyshield AU dipilih yang dapat bergerak, alias mobile. Fungsinya untuk melindungi pangkalan dan mereka.

Promo Perlengkapan Bayi

Platform yang dipilih adalah truk 6×6 yang disuplai oleh PT Alam Indomesin Utama (AIU). Sederhana namun taktik, karena areal yang dipertahankan oleh TNI AU adalah teritorial dengan medan yang mulus, seperti hanggar maupun Pangkalan Udara. Untuk mengantisipasi jumlah yang belum sepadan dengan Pangkalan udara! Oerlikon Skyshield dipilih yang bersifat mobile, agar mudah di pindahin ke titik hot spot.

Baca juga:  Apa Saja Sih Penyebab Iritasi Mata?
Oerlikon Skyshield TNI AU di ruang penyimpanan
Oerlikon Skyshield TNI AU di ruang penyimpanan

Pada perkembangannya,satuan brigade mekanis juga membutuhkan anti pertahanan udara seperti ini, yang akan efektif menghajar , rudal maupun helikopter.

Untuk itu FNSS Turki mengembangkan Oerlikon Skyshield dengan platform kendaraan lapis baja, yakni ACV-300.

Truk Pengangkut Oerlikon Skyshield TNI AU
Truk Pengangkut Oerlikon Skyshield TNI AU

Pada MEF I, Panser Anoa dikembangkan ke berbagai varian: APC, IFV, Ambulance dan recovery.

Pola ini bisa dilihat dan tampaknya akan diadopsi untuk Langkah Pindad selanjutnya, yakni membuat lapis baja dengan penggerak rantai. Tank medium Pindad itu sedang didisain bersama FNSS Turki, pembuat APC dan Tank ACV 300.

Baca juga:  Indonesia Beli 8 Helikopter Apache AS
Oerlikon Skyshield TNI AU
Oerlikon Skyshield TNI AU

Diharapkan Pindad bisa memanfaatkan kerjasama itu, untuk membuat Oerlikon Skyshield platform tracked, yang nantinya akan dibutuhkan oleh TNI AD dan AU. Dengan demikian, produksi dari Tank Nasional pada MEF II dapat digenjot jumlahnya oleh Pindad.

Bukan hanya FNSS Turki, sejumlah produsen senjata dari negara lain juga mengadopsi sistem pertahanan udara Oerlikon Skyshield berbasis tank (rantai/ roda).

Sumber: JakartaGreater.com

Jika Hari Ini Pemilihan Presiden 2019, Anda Pilih Siapa?
Baca juga:  Foto : Mengenang Tragedi Kecelakaan Kereta Api di Bintaro 1987