Lima Teknologi Asal Silicon Valley yang Mati pada 2016

Nama besar tidak selalu sukses dalam melahirkan produk teknologi

0
37
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Google Fiber
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Google Fiber

DimasBagus.com – Tak hanya sebagai tempat melahirkan berbagai perusahaan teknologi, Silicon Valley juga menjadi ‘kuburan’ layanan teknologi yang sudah tak kuat bersaing dan mati pada 2016. Setidaknya ada lima layanan teknologi asal Silicon Valley yang mati sepanjang tahun ini.

Dikutip Technology Review, Kamis 29 Desember 2016, lima layanan teknologi tersebut berasal dari perusahaan besar dan memiliki nama. Maka itu artinya, nama besar belum tentu sebanding dengan inovasi dan kebutuhan pengguna.

1. Vine

Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Vine
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley – Vine

Layanan video dengan durasi enam detik ini lahir Juni 2012. Pengguna dapat mengunggah, merekam dan menyunting video berdurasi pendek itu untuk disebar di media sosial. Layanan ini menyita para pengguna sosial untuk menggunakannya.

Baca juga:  Ini Lho Tampilan Web Revolusi Mental Seharga 140 Miliaran Rupiah

Namun dalam hitungan tahun, Vine semakin lama semakin tinggal penggunanya seiring dengan kehadiran Snapchat hingga Instagram yang menawarkan video durasi pendek juga. Pada akhirnya, Twitter sebagai induk perusahaan mematikan Vine pada platformnya pada 2016.

2. Google Fiber

Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Google Fiber
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley – Google Fiber

Beberapa pengamat berpandangan kenapa Google merambah ke bisnis serat optik dan menanam investasi sebesar US$1 miliar. Nyatanya, Oktober kemarin Google mengumumkan tidak akan memperluas layanan Google Fiber itu ke sembilan kota, padahal jalur internet ke kota tersebut telah berjalan.

Baca juga:  SMS dan BBM-an di PC Lewat Aplikasi BlackBerry Blend

Di saat yang hampir bersamaan, Google malah memilih untuk meningkatkan teknologi nirkabel yang dinilai murah dan juga memberikan internet kecepatan tinggi.

3. Pebble

Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Pebble
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley – Pebble

Setelah diakuisi oleh Fitbit, Pebble menyatakan tutup permanen dan tidak akan lagi menghadirkan produk jam tangan pintar. Bahkan, produk Pebble yang masih dalam penggalangan dana di Kickstarter, dibatalkan. Namun, Pebble kala itu berjanji mengembalikan dana yang telah terkumpul.

4. Headphone Jack Apple iPhone 7

Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Headphone Jack Apple Dihilangkan
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley – Headphone Jack Apple Dihilangkan

Apple secara tegas mengambil langkah tidak populer, yakni menghilangkan audio jack 3,5 mm pada ponsel terbarunya, iPhone 7. Sebagai gantinya, Apple menghadirkan perangkat earphone bluetooth khusus bernama Airpods.

Baca juga:  Infografik: Mana yang Lebih Berbahaya, Komunisme atau Korupsi?

Apple beralasan, audio jack 3,5mm sudah usang dan harus beralih kepada perangkat nirkabel. Kebijakan itu mematikan para pengguna headphone tradisional yang masih menggunakan kabel.

5. Project Ara

Layanan Teknologi Asal Silicon Valley - Project ARA
Layanan Teknologi Asal Silicon Valley – Project ARA

Ini merupakan proyek inisiatif Google yang bertujuan untuk mengembangkan smartphone modular atau perangkat yang bisa dibongkar pasang.

Proyek yang ditunggu-tunggu itu pun akhirnya harus berakhir, ketika Google menyatakan pada September kemarin bahwa Project Ara telah mati.