Pesanan Senapan Sniper Banyak, PT Pindad Kewalahan

0
501
Sniper Marinir
Sniper Marinir

PT Pindad (Persero), industri pertahanan terkemuka nasional  mendapat order ratusan senapan sniper (senjata laras panjang) setiap tahunnya. Dengan pesanan yang begitu banyak, PT Pindad menjadi kewalahan.

Direktur Utama PT Pindad, Ir. Adik Avianto, MSIE, Ph.d mengakui pihaknya menerima pesanan ratusan senapan laras panjang alias senapan sniper dari dalam negeri setiap tahun. Sayangnya, PT Pindad belum mampu memenuhi seluruh pesanan karena terbatasnya mesin produksi.
http://i305.photobucket.com/albums/nn206/fcaesarn/LU012208.jpg“Kami memang belum bisa mengerjakan produksi senapan laras panjang secara penuh. Karena setiap tahun, permintaan bisa mencapai ratusan unit (senapan) sniper,” kata Adik saat dihubungi Liputan6.com, Jakarta, Minggu, 14 Juli 2013.

Baca juga:  Rekrut Karyawan, Google Tidak Butuh Ijazah Kuliah

Sebenarnya, Adik menambahkan, pabrik PT Pindad yang berlokasi di Bandung itu mampu memproduksi senapan laras panjang sampai dengan 50 ribu unit per tahun jika memiliki mesin-mesin khusus.

“Kendalanya ada di perlengkapan produksi, karena butuh mesin-mesin khusus dan terbaru untuk memproduksi permintaan Tentara Nasional Indonesia (TNI) sesuai dengan kebutuhan. Kalau mau datangkan mesin baru saja butuh waktu 3-4 tahun dan butuh persyaratan panjang,” ungkap Adik.

Untuk itu, Adik menyebut, perseroan menjalin kerjasama dengan perusahaan Black Arrow yang berbasis di Inggris dan negara China. “Pasar utama kami untuk (senapan) sniper adalah TNI. Mereka butuh model (senapan) sniper teranyar sesuai kebutuhan komando,” tukasnya.

Baca juga:  Panther, Helikopter Anti Kapal Selam TNI AL

Menurut Adik, tahun ini target penjualan Pindad Rp 2 triliun dan laba bersih Rp 110 miliar. Sementara tahun 2012, laba bersih Pindad Rp 66 miliar dengan penjualan Rp 1,4 -1,5 triliun.

Satu Senapan Sniper Rp 200 juta
http://2.bp.blogspot.com/-SbWOgZvLEwk/UJ3tAn6e1rI/AAAAAAAAPcE/ohNMiA2KVT4/s640/SPR3.jpgSenapan sniper buatan PT Pindad tidak hanya diakui di dalam negeri, tapi juga di luar negeri. Harga per unit senapan sniper produksi PT Pindad rata-rata Rp 200 juta. “Rata-rata harga sniper Rp 200 juta per unit,” kata Adik

Baca juga:  Di India, 27 Orang Tewas Disambar Petir

Salah satu model terbaru produksi Pindad adalah Sniper Rifle Pindad Code SPR-2 yang pernah dipamerkan dalam acara pameran produk teknologi pertahanan keamanan dan kedirgantaraan di Jakarta, belum lama ini.

Senapan dengan berat 16 kg dan panjang 1,545 m ini memiliki jarak akurat hingga 1,8 km. Bahkan SPR-2 juga sudah dilengkapi dengan alat peredam suara. Sedangkan kecepatan peluru dari Sniper Rifle Pindad Code SPR-2 mencapai 850 m/detik.

Sumber : http://www.artileri.org/2013/07/pesanan-senapan-sniper-banyak-pt-pindad.html