Terungkap, Mengapa Desa Lebih Sehat dari Kota

0
18
Desa Lebih Sehat dari Kota
Desa Lebih Sehat dari Kota

DimasBagus.web.id – Udara yang bersih, sejuk, tenang dan bebas polusi menjadi alasan mengapa desa lebih sehat dari kota dan dijadikan alternatif destinasi berlibur ketika sudah bekerja 5 hari di hiruk-pikuk kota yang menjenuhkan.

Hijaunya pedesaan memang mampu menenangkan pikiran dari penatnya pekerjaan dan kepadatan Ibukota. Para peneliti juga menemukan, suasana pedesaan juga bermanfaat bagi kesehatan.

Kali ini alasannya bukan udara bersih, melainkan justru mikroba. Ilmuwan menemukan, mikroba yang berkembang di pedesaan dapat mengurangi risiko asma, alergi, dan gangguan inflamasi kronis lainnya.

Baca juga:  Galeri Suasana Latihan HUT TNI ke 69

Mengutip Daily Mail, peneliti menilai orang-orang yang terlalu lama hidup di perkotaan kurang memiliki akses ke ruang hijau. Akibatnya, mereka tidak mendapatkan mikroba dalam jumlah yang cukup.

Itulah yang menyebabkan terjadinya peradangan kronis akibat disfungsi sistem kekebalan tubuh.

Ketika sistem kekebalan bekerja dengan benar, tubuh akan memicu peradangan untuk melawan infeksi berbahaya. Normalnya, peradangan itu akan menghilang seiring menghilangnya infeksi.

Namun jika tubuh mengalami gangguan dalam fungsi sistem kekebalan tubuh, tingkat peradangan untuk bertahan akan jauh lebih rendah. Akibatnya, tubuh akan mengalami sejumlah gangguan kesehatan.

Baca juga:  Orang Narsis Katanya Hobi Nonton Film Porno

“Peradangan kronis dapat menyebabkan semua jenis masalah dari sindrom iritasi, usus, asma, alergi bahkan depresi,” kata Christopher Lowry, seorang profesor di University of Colorado Boulder bidang Fisiologi Integratif.

Terlalu bersih

Hipotesis yang dilakukan para ilmuwan menyebutkan, peningkatan peradangan kronis di negara-negara maju terhubung pada gaya hidup yang telah menjadi terlalu bersih.

Itu didasarkan pada gagasan bahwa beberapa mikroba dan infeksi berinteraksi dengan sistem kekebalan tubuh untuk menekan peradangan dan menghilangkan hal-hal yang bahaya bagi kesehatan.

Baca juga:  Yamaha Xabre 150 Resmi Meluncur di Bali, Berapa Harganya?

Para ilmuwan di University College London dan University of Arizona setuju, mikroba dan beberapa jenis infeksi penting bagi tubuh. Mereka menjaga sistem kekebalan tubuh dari peradangan, seperti yang terjadi ketika muncul serangan asma dan reaksi alergi.

Sayangnya di negara-negara maju, infeksi yang penting itu justru dihilangkan atas nama gaya hidup yang terlalu bersih.

Namun, bukan berarti orang-orang harus mulai meninggalkan gaya hidup bersih. Sebab bagaimanapun perkotaan tidak memiliki ruang hijau sebanyak pedesaan.

Sumber: VIVA.co.id