Manfaat Buah Kelor untuk Tubuh

Namun, Buah dan Daun Kelor Bukan Tanpa Efek Samping

0
219
Manfaat Buah Kelor
Manfaat Buah Kelor

DimasBagus.com – Tahukah Anda manfaat buah kelor untuk tubuh begitu dahsyat? Mungkin selama ini orang Indonesia tidak banyak tahu bahwa pohon kelor adalah tanaman yang kaya akan nutrisi untuk tubuh.

Pohon kelor atau juga disebut dengan Moringa, adalah pohon yang berasal dari India dan dikenal dengan nama latin Moringa oleifera.

Tanaman ini telah digunakan selama berabad-abad dalam budaya Timur untuk meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

Banyak penelitian modern yang telah menunjukkan bahwa manfaat buah kelor, daun kelor, dan biji kelor dapat membantu menurunkan kolesterol, menyeimbangkan gula darah, dan meredakan masalah kesehatan lainnya.

Orang Indonesia kerap menyebut buah kelor dengan klentang dan biasa diolah dengan cara dibuat sayur.

Buah ini memiliki bentuk segitiga memanjang dengan warna hijau.

Dalam pohon kelor, manfaat tidak hanya bisa didapatkan dari bagian klentangnya. Daun dan biji pohon kelor ternyata juga kaya akan antioksidan, asam amino, vitamin, dan mineral.

Daun kelor bahkan memiliki protein lengkap, yang mana bubuk daun kelor mengandung semua sembilan asam amino esensial yang dibutuhkan tubuh.

Sementara manfaat buah kelor datang dari kandungan vitamin C dan biji yang dapat dimakan mengandung asam oleat dalam jumlah tinggi.

Asam ini merupakan asam lemak bermanfaat yang juga ditemukan dalam minyak zaitun.

Manfaat Buah Kelor

Manfaat Buah Kelor untuk Tubuh
Manfaat Buah Kelor untuk Tubuh

Berikut ini adalah beberapa manfaat buah kelor yang perlu Moms ketahui:

1. Tinggi Nutrisi

Di India dan Afrika, biasanya buah dan daun kelor akan dicampurkan ke dalam makanan.

Daun kelor sendiri merupakan sumber vitamin dan mineral yang sangat baik sehingga bisa memenuhi kebutuhan gizi harian.

Mengutip USDA Food Composition Databases, satu cangkir daun kelor segar (21 gram) mengandung beberapa nutrisi seperti:

  • Protein: 2 gram
  • Vitamin B6: 19 persen dari rekomendasi harian.
  • Vitamin C: 12 persen dari rekomendasi harian.
  • Zat Besi: 11 persen dari rekomendasi harian.
  • Riboflavin (B2): 11 persen dari rekomendasi harian.
  • Vitamin A (dari beta-karoten): 9 persen dari rekomendasi harian.
  • Magnesium: 8 persen dari rekomendasi harian.
  • Sementara itu, di negara Barat, daun kelor kering dijual sebagai suplemen makanan, baik dalam bentuk bubuk maupun kapsul.

Dibandingkan daunnya, buah kelor umumnya lebih rendah vitamin dan mineral.

Namun, manfaat buah kelor sangat kaya vitamin C.

Satu cangkir polong segar yang diiris (100 gram) mengandung 157 persen kebutuhan harian vitamin C.

Namun, ada satu sisi negatifnya juga dari tanaman kelor.

Mengutip jurnal yang dipublikasikan U.S. National Institutes of Health, daun kelor ternyata juga mengandung antinutrien tingkat tinggi, yang dapat mengurangi penyerapan mineral dan protein.

2. Mengatasi Diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa manfaat buah kelor dapat membantu melawan diabetes dengan menyeimbangkan gula darah dan mengurangi komplikasi, meskipun cara kerjanya belum sepenuhnya dipahami.

Salah satu teori mengatakan bahwa manfaat buah kelor akan meningkatkan produksi insulin, seperti yang ditunjukkan oleh uji klinis kecil yang diterbitkan pada tahun 2016.

Dalam penelitian yang dipublikasikan J Med Assoc Thai terhadap sukarelawan yang sehat, satu dosis bubuk daun kelor 4 gram terbukti meningkatkan sirkulasi insulin dan menurunkan gula darah.

Sebuah uji klinis kecil yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients pada tahun 2018 juga menemukan bahwa manfaat buah kelor dapat mengurangi lonjakan gula darah usai makan.

Studi ini melibatkan 17 orang dengan diabetes dan 10 subjek sehat dan menemukan kelor tampaknya menumpulkan lonjakan gula darah setelah makan.

Sebuah studi tahun 2019 pada tikus juga menemukan manfaat buah kelor dapat membantu pengidap diabetes dengan mengurangi resistensi insulin, suatu kondisi di mana sel-sel dalam tubuh kurang mampu menyerap glukosa darah.

Tikus dalam penelitian diberi makan diet fruktosa tinggi untuk menginduksi resistensi insulin.

Setelah empat minggu pengobatan dengan kelor, sensitivitas insulin membaik, dan terbukti membantu menurunkan gula darah.

Manfaatnya pun tidak terbatas pada daun kelor saja, Journal of Diabetes menemukan bahwa manfaat buah kelor jika diekstrak juga dapat membantu melawan diabetes.

3. Melawan Penyakit Kardiovaskular

Ekstrak daun kelor juga dapat membantu menurunkan kolesterol dan meningkatkan kesehatan jantung.

Sebuah ulasan yang diterbitkan di Frontiers in Pharmacology pada tahun 2012 meneliti uji klinis dan hewan yang ada pada daun kelor dan menyimpulkan bahwa daun kelor mungkin pengobatan yang efektif untuk dislipidemia, yakni kondisi yang ditandai dengan peningkatan kadar kolesterol, trigliserida (sejenis lemak darah), atau keduanya.

Biji kelor juga secara tradisional telah digunakan untuk menurunkan tekanan darah dan meningkatkan fungsi jantung.

Sebuah studi tahun 2017 yang dilakukan pada tikus menemukan bahwa manfaat buah kelor menawarkan perlindungan jantung dan dapat membantu mengobati tekanan darah tinggi.

4. Memiliki Sifat Anti Inflamasi

Inflamasi atau peradangan adalah respon alami tubuh terhadap infeksi atau cedera.

Ini adalah mekanisme perlindungan yang penting tetapi dapat menjadi masalah kesehatan utama jika terus berlanjut dalam jangka waktu yang lama.

Faktanya, peradangan berkelanjutan dikaitkan dengan banyak masalah kesehatan kronis, termasuk penyakit jantung dan kanker.

Sebagian besar buah, sayuran, bumbu, dan rempah-rempah utuh memiliki sifat anti-inflamasi.

Namun, sejauh mana mereka dapat membantu tergantung pada jenis dan jumlah senyawa anti-inflamasi yang dikandungnya.

Mengutip PubMed Central, sejauh ini para ilmuwan percaya bahwa isothiocyanate adalah senyawa anti-inflamasi utama dalam daun, polong, dan biji kelor mampu mengatasi inflamasi.

Namun sejauh ini, penelitian hanya terbatas pada penelitian tabung reaksi dan hewan.

Masih harus dilihat apakah Moringa oleifera memiliki efek anti-inflamasi yang serupa pada manusia.

Namun, Buah dan Daun Kelor Bukan Tanpa Efek Samping

Meskipun manfaat buah kelor dan daunnya sangat baik untuk kesehatan, namun siapa pun yang mempertimbangkan untuk menggunakan kelor disarankan untuk mendiskusikannya dengan dokter terlebih dahulu.

Baca selengkapnya di Orami Magazine.