Duh, Es Batu di Restoran Ternyata Lebih Jorok daripada Air WC !

0
163
Es Batu
Es Batu

Belum lama ini kita dikejutkan dengan kabar bahwa Starbucks Hong Kong menggunakan air toilet untuk menyeduh kopinya. Namun, The Mail on Sunday menemukan bahwa air toilet di beberapa restoran justru lebih bersih daripada es batu yang mereka sajikan dalam minuman!

The Mail on Sunday melakukan investigasi terkait es batu dan air toilet di 10 restoran di Basingstoke, Hampshire, Inggris. Sebagian sudah memiliki nama besar, seperti Burger King, McDonald’s, KFC, Starbucks, dan Pizza Hut. Sisanya adalah Nando’s, Cafe Rouge, Pizza Express, Gourmet Burger Kitchen, dan Wagamama.

Staf restoran diminta memberikan sampel es batu yang dimasukkan ke dalam kantung steril. Sampel air dari toilet restoran juga dikumpulkan oleh praktisi kesehatan lingkungan terakreditasi. Selanjutnya, sampel-sampel ini dibawa dalam mesin pendingin ke Microtech Services Wessex di Bournemouth, Inggris, untuk dites.

Baca juga:  Dibuka Lowongan Kerja Twitter Indonesia, Ayo Buruan Lamar!

Sampel ini diuji kandungan patogen dan total bakterinya pada 22C dan 37C. Jumlah bakteri yang lebih banyak pada 22C menunjukkan masalah kebersihan akibat organisme di lingkungan. Contohnya adalah kebersihan mesin es yang kurang terjaga. Jumlah organisme maksimal 1.000 per ml.

Sementara itu, jumlah bakteri yang lebih tinggi pada 37C sering dikaitkan dengan kontaminasi oleh kontak manusia atau hewan, misalnya daging di dapur. Direkomendasikan tak lebih dari 100 organisme per ml cairan.

Ternyata, es batu yang disajikan di enam dari 10 restoran tersebut mengandung lebih banyak bakteri dibanding air toilet! Kandungan bakteri yang melebihi batas pada 22C terdapat pada es batu di Nando’s (2.100), McDonald’s (1.400), dan KFC (1.100).

Sementara itu, pada 37C, hanya Burger King yang melewati batas, yakni 260 organisme. Keempat es batu di restoran inipun tergolong memiliki kebersihan yang buruk, terutama Nando’s dan Burger King yang melebihi dua kali lipat batas yang diperbolehkan.

Baca juga:  7 Manfaat Berhubungan Seks Saat Hamil

Es batu di Starbucks dan Cafe Rouge memang memiliki lebih banyak bakteri daripada air WC-nya, namun masih dalam taraf yang diperbolehkan laboratorium. Sementara itu, jumlah organisme dalam es batu Pizza Express, Pizza Hut, Gourmet Burger Kitchen, dan Wagamama tergolong sedikit dan lebih rendah daripada bakteri di toiletnya.

Menurut ahli, buruknya higienitas pada es batu di Nando’s, McDonald’s, dan KFC bisa jadi karena mesin es dan sekopnya lebih jarang dibersihkan dibanding toiletnya. Sementara itu, kasus Burger King mungkin disebabkan oleh staf restoran yang lupa mencuci tangan sebelum menangani es.

“Mudah saja melupakan bahwa es bisa membawa bakteri karena dianggap terlalu dingin bagi kuman, namun nyatanya tidak begitu. E.Coli dapat bersembunyi di mesin es,” ujar Dr. Melody Greenwood, mantan direktur laboratorium Health Protection Agency kepada Daily Mail (01/06/13).

Baca juga:  Dokter : Bahaya Kerja Lebih dari 8 Jam

Tanggapan dari restoran-restoran tersebut beragam. Sebagian langsung menginvestigasi kasus ini dan meninjau ulang proses pembuatan es batunya, seperti Burger King, KFC, dan Cafe Rouge. McDonald’s memilih membela diri. “Es yang diuji mengandung bakteri umum dalam kadar rendah dan dinilai aman dikonsumsi,” ujar juru bicaranya.

Sementara itu, Starbucks dan Nando’s membantah temuan tersebut. Juru bicara Starbucks mengatakan bahwa sampel es tak sengaja terkontaminasi ketika staf membuka kantung steril. Di lain pihak, Nando’s bersuara lebih keras. “Kami meragukan temuan tersebut dan tak terima bahwa proses pembuatan es tersebut menunjukkan kesalahan,” tegas juru bicaranya.

Bagaimanapun juga, tak satupun dari sampel tersebut dapat memberikan bahaya kesehatan secara langsung.

Sumber : http://food.detik.com/read/2013/06/05/141348/2265635/297/duh-es-batu-di-restoran-ternyata-lebih-jorok-daripada-air-wc?d992202284