Hari Putusan MK, Polisi Siapkan 29 Ribu Personel di Seluruh Jakarta

0
21
Hari Putusan MK
Hari Putusan MK

DimasBagus.com – Sejak pagi terlihat persiapan menyambut hari putusan MK. Polda Metro Jaya menerjunkan 3.500 personel untuk pengamanan sidang putusan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) di Mahkamah Konstitusi, Jakarta, Kamis, 21 Agustus 2014. Pengamanan ribuan personil itu akan dibagi ke dalam empat ring.

Secara keseluruhan, polisi menyiapkan 29.000 personel untuk menjaga keamanan di Jakarta dan sekitarnya. Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, Komisaris Besar (Pol) Rikwanto, mengatakan jika terjadi pengerahan massa dan unjuk rasa, polisi akan membatasinnya hanya sampai ring tiga.

“Ring tiga tersebut yaitu patung kuda, Kedubes AS, Pertamina, dan Harmoni,” ujar Rikwanto.

Menurutnya, arus lalu lintas juga mulai pukul 06.00 WIB yang menuju MK sudah ditutup, kecuali masyarakat yang berkantor atau rumahnya di sekitar MK, dan memiliki tanda pengenal.

Rikwanto menambahkan, Polda Metro Jaya juga menyiapkan pengamanan tambahan, jika kondisi pengamanan di Jakarta perlu dukungan. “Kalau ada kontinjensi disiapkan 29 ribu personel yang tersebar di seluruh Jakarta dan sekitarnya, terutama di obyek vital,” imbuhnya.

Baca juga:  Honda Civic Type R Pecahkan Rekor Tercepat di Nurburgring

Sumber: VIVA.co.id

Hari Putusan MK, 5 ribu personel TNI apel di Kemayoran
Hari Putusan MK, 5 ribu personel TNI apel di Kemayoran

Jelang putusan MK, 5 ribu personel TNI apel di Kemayoran

Sebanyak 5 ribu pasukan Tentara Nasional Indonesia (TNI) melaksanakan apel gabungan yang berlangsung di Jakarta Internasional Expo (JIExpo) Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (21/8).

“Apel ini untuk memastikan bahwa setiap prajurit TNI siap digerakkan kapan pun dan dalam situasi apa pun guna menjaga situasi agar tetap kondusif,” kata Kapendam Jaya Kolonel Inf Mukhtar.

5 Ribu personel terdiri dari pasukan Kodam Jaya sebanyak 2.100 personel, Kostrad 900 personel, Kopassus 500 personel, Marinir 900 personel dan Paskhas 400 personel dan pasukan pendukung lainnya.

Apel tersebut digelar untuk mengecek kesiapan Pasukan TNI mengamankan proses sidang putusan perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden oleh Mahkamah Konstitusi pada Kamis siang.

Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko yang didampingi Kepala Staf Angkatan dan Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyono memimpin langsung apel yang dimulai pukul 07.30 WIB ini. Mukhtar mengatakan, TNI tetap berkomitmen untuk mengawal dan menjaga jalannya pesta demokrasi hingga dilantiknya Presiden dan Wakil Presiden di bulan Oktober 2014.

Baca juga:  Ini Janji Palsu Jokowi Soal Menteri

“TNI mengimbau masing-masing pendukung (pasangan calon presiden-wakil presiden) menahan diri dan tetap mendahulukan kepentingan bangsa dan negara. TNI mengajak seluruh masyarakat agar menghormati konstitusi dan keputusan yang ditetapkan oleh MK,” tandasnya.

Sumber: Merdeka.com

Hari Putusan MK polisi jaga ketat perbatasan Jakarta
Hari Putusan MK polisi jaga ketat perbatasan Jakarta

Cegah demonstran masuk, polisi jaga ketat perbatasan Jakarta

Ratusan personel Polri disebar dan disiagakan di sejumlah wilayah yang berbatasan langsung dengan Jakarta. Ini dilakukan untuk mengantisipasi gelombang massa yang datang dari luar Jakarta menuju MK untuk berdemo seperti kawasan Tangerang, Serang dan Cilegon.

“Sesuai dengan instruksi Kapolda Banten, jajaran Polres Serang mengawasi seluruh akses jalan tol menuju Jakarta. Mereka akan menyekat jalan tol untuk mengantisipasi mobilisasi massa menjelang putusan MK,” ungkap Kabag Ops Kompol Asep Mauludin seperti dikutip rilis Polri, Kamis (21/8).

Baca juga:  4 Cara Efektif Lawan Stres di Pagi Hari yang Bisa Ganggu Pekerjaan

Adapun titik keluar masuknya tol yang dijaga ketat antara lain pintu Tol Serang Barat, Tol Serang Timur, Tol Merak dan Ciujung.

“Kapolres Cilegon menerjunkan sebanyak 300 personel di tiga gerbang tol di Kota Cilegon dan ditambah personel BKO dari Polda Cilegon sebanyak 130 personel. Penjagaan dimulai sejak Selasa hingga Jumat mendatang,” ungkap Kapolres Cilegon AKBP Defrian Donimando.

Mahkamah Konstitusi (MK) akan membacakan putusan sidang gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2014 kubu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa. Putusan gugatan Prabowo-Hatta akan dibacakan majelis hakim pada pukul 14.00 WIB, Kamis (21/8).

Selain itu, hari ini juga diputuskan sidang dugaan pelanggaran kode etik oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Dalam hal ini, DKPP bakal menentukan nasib anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai penyelenggara pemilu 2014. Apakah terbukti melanggar atau tidak, seperti yang selama ini dituding Kubu Prabowo – Hatta melakukan pelanggaran secara terstruktur, sistematis dan masif.

Sumber: Merdeka.com