31.3 C
Jakarta
Tuesday, May 21, 2019
Home News Bahaya Jatuh Terduduk Akibat Bercanda Menarik Bangku, Mulai dari Cedera Saraf, Kebutaan...

Bahaya Jatuh Terduduk Akibat Bercanda Menarik Bangku, Mulai dari Cedera Saraf, Kebutaan Hingga Lumpuh

Jangan coba-coba bercanda tarik bangku ya!

DimasBagus.com – Seorang anak Sekolah Menengah Atas (SMA) di Brebes, Jawa Tengah, dikabarkan mengalami cedera tulang ekor setelah menjadi korban bercanda menarik bangku oleh teman sekolah. Kisahnya viral setelah sang ayah, Ibnu Yahya (41), bercerita di Facebook.

Kepada detikHealth Ibnu mengaku cerita bermula ketika sang anak berdiri membereskan buku-buku di mejanya saat pergantian jam pelajaran pada Selasa lalu (12/2). Entah disengaja atau tidak salah satu teman lalu menarik kursi yang menyebabkan sang anak jatuh keras ke lantai dalam posisi duduk.

“Spontan anak saya jatuh ke lantai posisi duduk, sempat kesakitan enggak sadar. Akhirnya teman-temannya panik dibawa ke UKS terus dibawa ke puskesmas,” kata Ibnu.

Tidak lama anak dirujuk ke rumah sakit karena kurangnya peralatan pendukung di puskesmas seperti rontgen. Pihak sekolah langsung memberitahu Ibnu kondisi anaknya yang tengah dirawat kesakitan tidak bisa duduk.

Ibnu yang bekerja sebagai perajin mebel langsung kembali ke rumahnya bersiap untuk menemani anak di rumah sakit.

“Jadi dia berbaring saja seharian itu enggak bisa duduk. Diangkat saja kesakitan terus pusing sampai pengen muntah,” ungkap Ibnu.

“Sampai di rumah sakit dokter bertanya ini kenapa? Jatuh pertama duduk terus tergeletak… Kejadiannya mungkin ringan tapi buntutnya panjang. Saya waktu itu shock karena enggak bisa ngebayangin kalau misalnya anak saya harus seperti ini,” lanjutnya.

Hingga kini sang anak menurut Ibnu belum bisa kembali bersekolah karena rasa nyeri tulang ekornya belum benar-benar pulih. Dokter baru memberikan obat pereda nyeri sambil menunggu hasil diagnosa sebelum melakukan tindakan.

“Sampai hari ini terpaksa saya tarik pulang karena jujur saya pekerja buruh ada masalah pribadi. Jadi lima hari nunggu di rumah sakit sendirian harus mencari orang, akhirnya anak saya bawa pulang,” katanya.

“Rawat jalan baru dikasih obat-obat nyeri. Di rumah berbaring, pelan-pelan sambil nyender. Harus istirahat lama kata dokter juga,” pungkasnya.

Terjatuh dalam Posisi Duduk Bisa Sebabkan Kebutaan? Ini Kata Dokter

Terjatuh dalam posisi duduk dapat membuat seseorang menjadi buta. Demikian kabar yang ramai dibicarakan akhir-akhir ini. Menurut dokter, yang sesungguhnya terjadi tidak selalu demikian.

Seperti disampaikan oleh dr Pukovisa Prawirohardjo, SpS, dari divisi neurotrauma RS Cipto Mangunkusumo Jakarta, bahwa jatuh dalam posisi duduk tidak selalu menimbulkan kebutaan.

“Jatuh dalam posisi duduk semata-mata tidak menyebabkan kebutaan. Namun orang jatuh umumnya benturan tidak hanya di satu tempat saja. Kebutaan baru terjadi jika ada kerusakan di mata, saraf mata, atau otak bagian pusat penglihatan. Sehingga hanya terjadi pada benturan di mata, saraf mata, maupun kepala dengan arah gaya jatuh depan-belakang,” tutur dr Pukovisa kepada detikHealth, seperti ditulis pada Senin (1/2/2016).

Jatuh disebut-sebut paling berisiko menimbulkan kebutaan jika kejadiannya adalah ketika seseorang hendak duduk namun kursinya ditarik, sehingga orang tersebut kemudian lantas terjatuh dalam posisi bokong terbentur lantai. Apa kata dokter?

“Jika kejadiannya karena ditarik kursi ke belakang, kemungkinan kebutaan terjadi bukan karena jatuh terduduknya, tetapi akibat ayunan benturan kepala ke belakang dan terantuk kursi dengan keras,” imbuh dr Pukovisa.

Pendapat ini diamini oleh dr Yuda Turana, SpS dari Fakultas Kedokteran UNIKA Atma Jaya. Menurutnya, pusat penglihatan berada di mata, saraf mata dan berakhir di persepsi penglihatan pada otak besar bagian belakang (lobus oksipital). Oleh sebab itu, jatuh dalam posisi duduk tidak menyebabkan kebutaan, kecuali kepala ikut terbentur berat.

Meskipun demikian, bukan berarti jatuh dalam posisi duduk tak berisiko. Ahli bedah saraf dari Mayapada Hospital, dr Roslan Yusni Al Imam Hasan, SpBS menegaskan bahwa kondisi ini tetap berbahaya. Selain bisa menyebabkan fraktur (patah) tulang belakang yang berujung pada kelumpuhan, jatuh terduduk bila yang terbentur adalah tulang ekornya maka tapi dapat menyebabkan cedera di seluruh ruas tulang belakang dan menimbulkan cedera otak.

Sumber artikel diambil dari detikHealth.

Jika Hari Ini Pemilihan Presiden 2019, Anda Pilih Siapa?
  • Prabowo Subianto & Sandiaga Uno 50%, 124 votes
    124 votes 50%
    124 votes - 50% of all votes
  • Joko Widodo & Ma'Ruf Amin 50%, 122 votes
    122 votes 50%
    122 votes - 50% of all votes
Total Votes: 246
13/08/2018 - 26/04/2019
Voting is closed

Must Read

Promo Ramadhan Orami By Bilna

Belanja Perlengkapan Bayi di Promo Ramadhan Orami By Bilna

DimasBagus.com - Memiliki anak yang masih seusia bayi memang sangat menggemaskan. Rasanya ingin sekali terus bermain dan bercanda setiap hari. Memiliki bayi juga membuat...