DimasBagus.com – Masih ingat mainan pesawat kertas? Sekarang sudah lebih canggih. Dengan bantuan alat yang bernama PowerUp, kamu bisa main remote control pesawat kertas dari smartphone dengan durasi terbang yang lebih lama.

Lahirnya teknologi ini berawal dari seorang mantan pilot bernama Shai Goitein yang memiliki mimpi untuk menghidupkan kembali semangat ber-origami dan menciptakan mainan dari kertas dengan dukungan teknologi modern dan perangkat mobile. Ide tersebut ia tuangkan di situs crowdfunding Kickstarter, dan mendapatkan respon yang sangat luar biasa dari khalayak.

Baca juga:  Agusta Westland AW-101, Helikopter Baru Jokowi yang Dipakai untuk Blusukan

Ide Goitein cukup mengagumkan, ia memperkenalkan PowerUp 3.0, sebuah sistem modul elektronik sederhana yang mampu mengubah mainan kertas menjadi mainan remote control sejati – dikendalikan dari perangkat mobile Anda. Angka 3 pada nama menunjukkan bahwa ia adalah varian terbarunya. Dan memang, ada beberapa produk PowerUp yang bisa dipilih.

Spesifikasi PowerUp Remote Control Pesawat Kertas

Bobotnya hanya 14 gram, dikendalikan dengan aplikasi smartphone. Jangkauan transmisinya mencapai 55 meter dan sanggup terbang selama 10 menit sampai baterainya habis. Baterai PowerUp ini juga bisa diisi ulang jika dayanya sudah habis. Beberapa varian pun sudah menggunakan kamera dan bisa live streaming menggunakan virtual reality box.

Baca juga:  Video : AH 64D Apache Longbow, Heli Serang Untuk Indonesia

Selain dari tipe PowerUp 2.0 dan PowerUp 3.0, Anda dapat membeli model Bundle, Template dengan 16 lembar kertas bergambar pesawat ulang alik, pembom siluman, a la Red Baron dan sketsa rancangan Leonardo da Vinci. Jika Anda lebih memilih bermain-main di permukaan kolam, pilih saja PowerUp Boat.

Sesuai janjinya, memainkan PowerUp sangatlah mudah. Anda hanya perlu melipat selembar kertas biasa menjadi pesawat mainan. Jika tak mengerti caranya, tinggal ikuti panduan dari tim PowerUp. Setelah beres, pasangkan Smart Module di tengah-tengah punggung pesawat dengan baling-baling mengarah ke belakang. Kini sambungkan modul tersebut ke smartphone, dan Anda sudah bisa menerbangkannya.

Baca juga:  Gemuruh Merapi, Sleman dan Klaten Diguyur Abu dan Pasir