Indonesia Teken MoU Pembelian A400M Sebanyak Dua Unit

    Pembelian 2 unit A400M oleh pemerintah Indonesia ini melibatkan berbagai pihak

    0
    83
    A400M UK Royal Air Force airforce technologyDOTcom
    A400M UK Royal Air Force airforce technologyDOTcom

    DimasBagus.com – Nota kesepahaman pembelian pesawat angkut A400M sebanyak dua unit telah ditandatangani oleh pemerintah Indonesia. Sedang untuk kontrak kesepakatan pembelian A400M, Airbus masih menunggu.

    “MoU-nya sudah ditandatangani, namun kita masih menunggu Indonesia menandatangani kontrak (pembelian),” kata juru bicara Airbus kepada KompasTekno, Senin (21/5/2018) di Jakarta.

    “Sebagai wakil dari pemerintah adalah Pelita Air,” imbuh juru bicara tersebut.

    Promo Perlengkapan Bayi

    Untuk diketahui, Memorandum of Understanding (MoU) sifatnya tidak mengikat, hanya menunjukkan niat untuk membeli. Masing-masing pihak masih bisa membatalkan. Berbeda dengan kontrak pembelian yang sifatnya lebih mengikat.

    Kabar pembelian 2 unit pesawat angkut berat Airbus A400M sudah berembus sejak Maret 2018 lalu, namun hingga kini belum ada kelanjutannya. Pembelian pesawat akan dilakukan oleh salah satu BUMN, dan pengoperasiannya akan diserahkan kepada TNI AU.

    Baca juga:  PT PAL Bangun PKR Sigma Kedua

    Airbus A400M tersebut kabarnya akan dipakai oleh pemerintah Indonesia, untuk mengangkut logistik dan kebutuhan pokok, ke wilayah Indonesia Timur.

    Saat ditanya kapan pesawat Airbus A400M tersebut bisa dikirim, perwakilan Airbus mengatakan bisa mengirimkan 2,5 hingga 3 tahun setelah kontrak pembelian resmi ditandatangani.

    “Jika kontraknya ditandatangani sekarang, kami bisa mengirimkan dalam waktu 2,5 hingga 3 tahun, namun itu dikembalikan lagi bagaimana permintaan pembeli,” ujarnya.

    Adapun salah satu permasalahan yang masih menghambat kontrak selesai dibuat adalah skema pembiayaan. Pembelian 2 unit A400M oleh pemerintah Indonesia ini melibatkan berbagai pihak. Selain Pelita Air, PPI (Perusahaan Perdagangan Indonesia) juga disebut terlibat.

    “Mereka sedang memikirkan pembiayaannya,” kata perwakilan Airbus.

    Penurunan kapasitas produksi tak pengaruhi

    Airbus sendiri saat ini telah menurunkan kapasitas produksi A400M di pabriknya di Sevilla, Spanyol mulai Maret 2018 lalu. Hal itu dilakukan karena sejumlah A400M yang telah selesai dirakit, belum dikirim ke negara pemesannya.

    Baca juga:  Kapal Selam KRI Nagapasa 403 Tiba di Koarmatim, Ini Foto dan Videonya

    Sejumlah pesawat pesanan itu masih membutuhkan perbaikan di gearbox dan bilah baling-baling, setelah ditemukan kelemahan usai diinvestigasi. (Selengkapnya di Kompas.com).

    Artikel ini sudah pernah tayang di Kompas.com pada 22/5/2018 dengan judul “MoU Pembelian A400M Sudah Diteken, Airbus Tunggu Kontrak”.

    Jika Hari Ini Pemilihan Presiden 2019, Anda Pilih Siapa?
    Baca juga:  Menhan Bantah Beli Kapal Selam untuk Hadapi Ancaman Australia