Top! Transjakarta Koridor 13 Ciledug-Tendean Bakal Terintegrasi Kereta Cepat Bandara Soetta

Warga Ciledug pasti sudah tidak sabar untuk menikmatinya

0
25
Transjakarta Ciledug - Tendean (suara.com - Oke Atmaja)
Transjakarta Ciledug - Tendean (suara.com - Oke Atmaja)

DimasBagus.com – tujuan Tendean-Ciledug nantinya akan terintegrasi dengan Seokarno-Hatta Tangerang, Banten.

“Pembangunan jalur Koridor 13 yang terhubung dengan kereta bandara telah disiapkan,” ujar Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman di Tangerang, Senin, 14/8/2017.

Bahkan telah dikomunikasikan langsung oleh Pemerintah Kota Tangerang dengan Pemprov DKI Jakarta, Bappenas dan juga pihak Transjakarta.

Jalan yang akan dibangun adalah jalur melayang dengan panjang jalan yakni 5,8 kilometer. Adapun rutenya yakni dari Universitas Budi Luhur ke Puri Beta dan CBD Ciledug dan sampai di Terminal Poris Plawad.

“Kami menargetkan pada tahun mendatang sudah bisa terealisasi sebagai solusi mengatasi kemacetan,” ujar Kadis Perhubungan Kota Tangerang, dirilis Antara.

Transjakarta Koridor 13 akan secara resmi dioperasikan pada 17 Agustus 2017 setelah dilakukan ujicoba pada 13 Agustus 2017 lalu.

Baca juga:  Cara Perpanjang SIM Online
Transjakarta Koridor 13 Ciledug - Tendean akan Terintegrasi Kereta Cepat Bandara (beritajakarta.id)
Transjakarta Koridor 13 Ciledug – Tendean akan Terintegrasi Kereta Cepat Bandara (beritajakarta.id)

Saat ini, Pemkot Tangerang masih terus melakukan koordinasi dengan seluruh pihak agar pelaksanaannya tidak ada kendala.

Begitu pula dengan pembangunan Shelter di Puri Beta 1 dan Ciledug 2 dalam pengembangan jalurnya. Tak hanya itu, Pemkot Tangerang juga menyiapkan desain shelter yang akan terhubung dengan kereta cepat bandara.

Transjakarta  Koridor 13 Ciledug - Tendean
Transjakarta Koridor 13 Ciledug – Tendean

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Said Endriwiyanto menambahkan, anggaran untuk merealisasikan ini semua bisa mencapai Rp 3 Triliun.

Baca juga:  Banjir Merendam Ratusan Rumah di Ciledug Indah

Karena pembangunan ini menyangkut dua daerah maka pelaksanaanya akan dikoordinasikan pula dengan pemerintah pusat.

“Kita sudah siapkan semuanya. Termasuk pendanaan yang nantinya juga menyiapkan alokasi dari APBN atau world bank,” ujarnya.