Manfaat Kerokan dalam Pandangan Medis

0
320
Manfaat Kerokan dalam Pandangan Medis
Manfaat Kerokan dalam Pandangan Medis

DimasBagus.com – Hampir semua orang melakukan kegiatan ini ketika merasa tak enak badan. Tapi tak sedikit juga orang yang mengatakan bahwa kerokan itu tidak baik untuk kulit. Tapi tunggu dulu, pandangan tersebut kini telah terbantahkan. Yuk simak manfaat kerokan dalam pandangan medis yang telah di teliti oleh dosen Fakultas Kesehatan UNS.

Sebagian orang mencibir, ” Hah kerokan? kampungan amat. Bikin iritasi kulit!” Begitu kira-kira pendapat sebagian orang soal pengobatan tradisional dengan cara menekan dan menggeserkan benda tumpul di permukaan kulit ini. Maklum, tak hanya bekas goresan yang mengganggu kemulusan kulit, modal pengobatan ini memang jauh dari mentereng, cukup satu koin benggol produk zaman penjajahan dan minyak kelapa.

Selebihnya ketelatenan menekan dan menggeser koin tersebut di punggung, betis, leher. Meringis pun boleh, sendawa pun tak dilarang bahkan harus disyukuri sebagai rahmat atas terbuangnya angin dari tubuh.

Macam Alat Kerokan
Macam Alat Kerokan

Karena caranya gampang tak heran pengobatan alternatif ini telah ratusan tahun kondang di negara-negara Asia. Masyarakat Vietnam menyebut pengobatan ini cao giodi, di Kamboja dijuluki goh kyol dan di China dikenal sebagai gua sua, dengan menggunakan batu jade sebagai alat pengeroknya.

Baca juga:  Profesi Gadis Seksi Ini di Gaji 35 Miliar, Mau?

Menurut Didik Tamtomo, dosen FK UNS yang menjadikan kerokan sebagai bahan penelitian gelar doktor di FK Unair, secara ilmiah, praktik pengobatan ini terbukti mampu mengobati gejala masuk angin atau sindroma dingin yang memiliki gejala nyeri otot (mialga).

Pada kerokan, secara ilmu biologi molukuler terjadi suatu reaksi inflamasi atau radang dengan segala respon yang mengikutinya seperti perubahan diameter vaskuler (pembuluh darah), migrasi sel darah putih (leukosit) dan pengeluaran mediator inflamasi seperti IL-1 beta, Clq, C3, Beta endorfin dan PGE2.

Selain mediator inflmasi, pada kerokan juga terjadi rangsangan pada keratinosit dan endotel atau lapisan paling dalam pembuluh darah yang akan bereaksi dengan munculnya propiomelanokortin (POMC). POMC merupakan polipeptida yang kemudian akan dipecah dengan hasil akhir salah satunya adalah Beta endorfin. Dalam penelitian yang dilakukan Didik, pasca kerokan didapatkan peningkatan IL-1 beta, Clq, dan Beta endorfin. Sementara kadar C3 dan PGE2 justru turun. Disinilah manfaat kerokan bagi tubuh, hasil ini menyebabkan berkurangnya nyeri otot, rasa segar, nyaman dan eforia.

Baca juga:  Baby Margaretha Seksi Buka-Bukaan, Ibunda Berhijab

Meski efektif dan murah meriah, golongan masyarakat tertentu dan dokter justru menentang cara pengobatan tradisional ini dengan alasan akan timbul nyeri dan kerusakan permukaan kulit.

Padahal secara secara teknis, kerokan yang dilakukan dengan benar tidak akan menyebabkan rasa sakit. Alat kerokan biasanya menggunakan uang logam, koin, atau alat bantu khusus kerokan.

Alat-alat tersebut wajib tumpul supaya tidak melukai kulit. Lalu dibantu dengan minyak yang fungsinya selain menghangatkan juga untuk melicinkan proses kerokan, sehingga menghindari terjadinya kulit lecet. Timbulnya warna merah yang akibat inflamasi itu dapat dipakai sebagai petunjuk berat ringannya masuk angin. Semakin gelap goresan yang timbul berarti semakin berat masuk angin yang terjadi.

Baca juga:  SBY Bisa Marah & Tegas, Ga Percaya? Ini Buktinya SBY Sangat Tegas!
Manfaat Kerokan - Saran Terapis Akupunktur Ketika Ingin Kerokan
Manfaat Kerokan – Saran Terapis Akupunktur Ketika Ingin Kerokan

Para ahli akupunktur berpendapat bahwa saat terjadi pemijatan, sebaiknya alat kerok melewati titik akupunktur agar urat syaraf motorik terangsang, sehingga pada akhirnya memperlancar sirkulasi darah. Cara kerokan yang dianjurkan adalah tegak lurus sejajar dengan tulang belakang menyamping, lalu sejajar dengan arah bahu agar melewati titik chi.

Satu hal yang patut diingat dan dilakukan bila Anda selesai kerokan sebaiknya tidak mandi karena pori-pori kulit dalam kondisi terbuka. Lebih baik seka dengan lap basah yang dicelupkan pada air hangat lalu diperas. Tentu saja usai menjalankan pengobatan ini, Anda wajib beristirahat. Gaya hidup sehat pun wajib Anda perhatikan agar tidak mudah terserang masuk angin kembali.

Gimana, sudah yakin kan setelah mengetahui hasil dari pengujian dan pandangan ahli medis terkait manfaat kerokan.

Sumber: [wp_colorbox_media url=”http://antozz.wordpress.com/2008/07/31/kerokan-dalam-pandangan-medis/” type=”iframe” hyperlink=”Antozz Blog”]