27.5 C
Jakarta
Saturday, May 25, 2019
Home News Dunia Roket Anti-Tank Berserakan di Basis Militan Abu Sayyaf

Roket Anti-Tank Berserakan di Basis Militan Abu Sayyaf

DimasBagus.com – Berbeda dengan teroris Indonesia, kelompok militan Abu Sayyaf dikenal lebih mengerikan dengan kelengkapan senjatanya. Bahkan senjata roket anti-tank berserakan di basis kelompok tersebut.

Untuk menghadapi kelompok militan Abu Sayyaf, tim gabungan Pemerintah Indonesia telah memutuskan untuk melancarkan misi pembebasan atas aksi pembajakan kapal tunda Brahma 12 dan kapal tongkang Anand 12 dan penyanderaan 10 orang awak kapal berkewarganegaraan Indonesia oleh militan Abu Sayyaf di Perairan Mindanao, Filipina.

Namun, Ali Fauzi Manzi, pengamat terorisme dan mantan aktivis gerakan radikal asal Lamongan, Jawa Timur, meminta pasukan Indonesia waspada menghadapi militan Abu Sayyaf. Selain pengalaman berperang, para milisi kelompok ini juga didukung persenjataan yang komplet.

“Di sana (di daerah basisnya Abu Sayyaf) amunisinya lebih komplet dari pada teroris Indonesia. RPG (rocket- propelled grenade), granat untuk antitank itu, seperti sampah di sana. Seperti mortar, apalagi hanya M-16 dan AK-47 banyak sekali, biasa di sana,” kata Fauzi dihubungi VIVA.co.id, Rabu, 30 Maret 2016.

Selain dukungan senjata, lanjut bekas instruktur latihan merakit bom Jamaah Islamiyah Wakalah Jawa Timur itu, milisi Abu Sayyaf juga memiliki pengalaman lama dalam pertempuran menghadapi angkatan perang Filipina.

“Menghadapi tentara Filipina mereka sudah biasa,” kata Fauzi.

Adik bomber Bali Ali Imron ini mengaku tahu kekuatan Abu Sayyaf karena pernah bersentuhan semasa mengikuti pelatihan militer di Mindanao, saat bergabung dengan Moro Islamic Liberation Front (MILF) pada tahun 1994 sampai 1996. “Saya juga pernah bersentuhan dengan kelompok Abu Sayyaf pada tahun 2002 sampai 2005,” katanya.

Pada waktu itu, lanjut Fauzi, pemimpin Abu Sayyaf masih bergabung dengan Komandan MILF, Samad Hasyim. Sekarang dua organisasi separatis ini pecah kongsi setelah MILF berganti pimpinan. “Setelah ada ISIS, Abu Sayyaf lebih sreg dengan ISIS,” katanya.

Fauzi mengatakan, MILF dan Abu Sayyaf merupakan kelompok berbeda dan berdiri sendiri. Basis Abu Sayyaf berada di wilayah Filipina Selatan, yang paling banyak anggotanya berasal dari bangsa Sulu. “Mereka lebih senang disebut Harakah Islamiyah dari pada Abu Sayyaf,” ujarnya.

Sumber: VIVA.co.id

Jika Hari Ini Pemilihan Presiden 2019, Anda Pilih Siapa?
  • Prabowo Subianto & Sandiaga Uno 50%, 124 votes
    124 votes 50%
    124 votes - 50% of all votes
  • Joko Widodo & Ma'Ruf Amin 50%, 122 votes
    122 votes 50%
    122 votes - 50% of all votes
Total Votes: 246
13/08/2018 - 26/04/2019
Voting is closed

Must Read

Promo Ramadhan Orami By Bilna

Belanja Perlengkapan Bayi di Promo Ramadhan Orami By Bilna

DimasBagus.com - Memiliki anak yang masih seusia bayi memang sangat menggemaskan. Rasanya ingin sekali terus bermain dan bercanda setiap hari. Memiliki bayi juga membuat...