DimasBagus.com – Kalau di Indonesia, anda bisa buang air kecil di sembarang sungai kecuali sungai-sungai milik masyarakat adat di pedalaman. Tapi jika anda masih sayang dengan nyawa, jangan melakukannya di Sungai dan , , yang merupakan habitat atau Canero.

Promo Perlengkapan Bayi

Oleh penduduk lokal ikan ini lebih ditakuti daripada ikan . Jika ikan menggerogoti tubuh mangsanya dari luar, ikan ini menyerang dari dalam. Pada ikan yang lebih besar, ia masuk melalui insang dan melukainya dengan duri di kepalanya, pada manusia ia bisa masuk melalui lubang anus, vagina, bahkan penis.

Baca juga:  Sering Juara, Anggota Kopassus Peltu Sholeh Bingung Menghitung Medali

Ikan ini juga disebut sebagai “ dari Brazil” karena ikan ini meminum darah dari ikan yang dimasukinya setelah mengeluarkan tulang belakang ikan mangsanya agar ia dapat berpegangan.

Ikan Candiru atau bisa disebut ikan vampir dari Brazil
Ikan atau bisa disebut ikan vampir dari Brazil

Ikan yang masih sejenis dengan lele ini mempunyai ukuran tubuh yang mini. Panjangnya 1-2 inchi dengan lebar 4-6 mm. Dengan warna yang transparan, gerakan gesit dan tubuh lembut dan licin, ikan ini semakin sulit dihindari.

Baca juga:  Akhir 2016, Dermaga Kapal Selam TNI AL Di Palu Untuk Kilo dan Changbogo Siap Beroperasi

Terdapat 3 spesies candiru: candiru berukuran jari dan candiru berukuran tusuk gigi, biasanya makan dengan cara memasuki ikan yang lebih besar, sedangkan candiru paus (whale candiru) merupakan pemakan bangkai yang lebih memilih untuk makan dari ikan yang sudah mati.

Candiru memindai mangsanya dari air seni atau darah yang mereka keluarkan. Karena itu, berenang sambil kencing memperbesar peluang ikan candiru untuk memangsa kita.

Baca juga:  Video : Bangga Melihat Silat Indonesia di Luar Negeri | Silat Warriors

Cara membunuh ikan ini bisa dengan pengobatan tradisional, yaitu dengan air dari dua tanaman : Xagua dan apel Buitach yang dimasukkan ke daerah yang terkena. kedua tanaman ini akan melarutkan ikan tersebut.

Dapat juga melalui operasi. Tetapi operasi membutuhkan biaya dan waktu. Selama masa penantian sebelum operasi, korban lebih sering mengalami infeksi yang menyebabkan shock dan kematian korban sebelum candiru dapat diambil.

Lainnya Terkait Ikan Candiru.

Sumber: Beritajatim.com