Ketika Pasukan Elit Gurkha Takluk Di Tangan Arek-arek Suroboyo

Dengan bersenjatakan khukri, pasukan elit Gurkha tak segan membabat musuhnya dalam peperangan.

0
213
Pasukan Elit Gurkha dengan Senjata Khukri - (Src: Ibtimes.co.uk)
Pasukan Elit Gurkha dengan Senjata Khukri - (Src: Ibtimes.co.uk)

DimasBagus.com – Siapa sangka pasukan elit Gurkha yang terkenal hebat ternyata bisa takluk saat perang 10 November 1945 di Surabaya. Selain pasukan Gurkha, pasukan Sekutu, NICA, India dan beberapa pasukan spesial juga turut dibawa Inggris. Tapi hanya Gurkha lah yang paling ditakuti.

Kenapa Gurkha menjadi serdadu yang paling ditakuti? Ya, pasukan satu ini sudah terkenal pamornya yang mendunia. Mereka luar biasa, tidak takut mati dan punya kemampuan yang mematikan.

Harapan Inggris membawa Gurkha adalah agar bisa menaklukkan Surabaya lebih cepat dan mudah. Tapi, pada kenyataannya fakta berkata lain. Pasukan elit ini dibikin kocar-kacir oleh arek-arek Suroboyo yang mungkin bisa dibilang amatir dan belum berpengalaman.

Mirisnya nasib Gurkha ini pun semakin membuat muka Inggris tercoreng lantaran dalam pertempuran ini dua jenderalnya tewas. Nah, lebih jauh soal cerita Gurkha di Surabaya, berikut kisah selengkapnya.

Pasukan elit Gurkha yang terkenal hebat dalam peperangan - (Src: Himalayan Imports)
Pasukan elit Gurkha yang terkenal hebat dalam peperangan – (Src: Himalayan Imports)

Sekelumit Tentang Pasukan Elit Gurkha

Pasukan Gurkha bukanlah berasal dari Inggris melainkan Nepal. Pasukan ini dikenal akan kemampuannya yang luar biasa. Mereka sejak zaman dulu diketahui ahli bertempur dengan kemampuan alamiah yang benar-benar menawan. Dibantu dengan Kukri, senjata khas mereka, Gurkha semakin susah untuk ditaklukkan.

Baca juga:  Menaklukan Macan, TNI Latihan Mengemudi Tank Leopard 2 dengan Intensif
Pasukan Gurkha dengan Senjata Khukri (Src: Dailymail)
Pasukan Gurkha dengan Senjata Khukri (Src: Dailymail)

Secara fisik, para pasukan Gurkha ini kecil-kecil atau rata-rata orang Asia. Namun, mereka dikenal memiliki pergerakan yang luar biasa. Cepat dan mematikan. Belum lagi, soal kemampuan beradaptasi, mereka juga sangat mumpuni. Bawa mereka ke padang gurun, dalam beberapa jam mungkin sudah tahu cara survival di sana. Benar-benar luar biasa!

Pasukan Gurkha yang tergabung dengan pasukan Inggris - (Src: DW)
Pasukan Gurkha yang tergabung dengan pasukan Inggris – (Src: DW)

Kenapa Gurkha Menjadi Bagian Inggris?

Tentu bukan tiba-tiba saja Gurkha direkrut Inggris kalau tidak ada kejadian yang menyebabkan hal tersebut terjadi. Jadi, awalnya Gurkha ini diserang Inggris dalam rangka menguasai Nepal. Mungkin Inggris ingin memperbesar wilayah mereka setelah berhasil mencomot India. Nepal bagi Inggris tentu bukan apa-apa, sampai akhirnya mereka dikejutkan oleh Gurkha.

Ya, siapa yang menyangka kalau Inggris mendapatkan perlawanan yang luar biasa dari pasukan kecil mematikan ini hingga akhirnya mereka kalah telak. Namun, alih-alih dendam, Inggris malah kagum dengan Gurkha sampai akhirnya muncul wacana untuk menyewa mereka sebagai pasukan tambahan. Gurkha menyetujui dan ikut Inggris ke mana pun. Sejarah mencatat kalau Gurkha sudah mulai berperang di bawah bendera Inggris sejak Perang Dunia I.

Baca juga:  KMC Komando, Masuk di Jajaran Alutsista Andalan Buatan Anak Negeri
Personel Gurkha saat melakukan sweeping - (Src: Kaskus)
Personel Gurkha saat melakukan sweeping – (Src: Kaskus)

Kekejaman Pasukan Gurkha di Surabaya

Seperti yang sudah disinggung di bagian pembuka tadi, Inggris turut serta membawa Gurkha ke Surabaya. Dengan harapan pasukan ini bisa membantu Inggris dan ‘Andjing NICA’ kalau kata para pejuang, untuk menguasai Surabaya. Pamor Gurkha yang mentereng itu, rupanya didengar pula oleh Arek-Arek Suroboyo. Tapi takutkah mereka? Tentu tidak.

Gurkha selama di Surabaya dikenal akan kelakuannya yang buruk. Tidak hanya suka melakukan kekerasan dan sweeping, mereka juga kerap merampas senjata-senjata para pejuang. Bagi yang menolak, pasukan Gurkha tak segan menembak mereka sampai mati. Seperti ini kelakuan Gurkha yang lama kelamaan membuat Arek-Arek Suroboyo muak dan menyimpan dendam kesumat.

Baca juga:  Bagaimana Nasib Tank Leopard pada Era Jokowi-JK?
Pasukan elit Gurkha dihajar habis-habisan di Surabaya - (Src: Kaskus)
Pasukan elit Gurkha dihajar habis-habisan di Surabaya – (Src: Kaskus)

Kemarahan Arek-Arek Suroboyo dan Takluknya Pasukan Elit Gurkha yang Hebat

Perilaku keji dan semena-mena tak henti-hentinya dilakukan Gurkha, sampai akhirnya arek-arek Suroboyo berada di puncak kesabarannya. Mereka marah sekali sampai-sampai tak peduli kalau harus mati. Kemudian, tanpa babibu lagi, para pejuang Surabaya pun melakukan pergerakan besar dan menyerang ratusan pos-pos Inggris.

Banyak di antara pos-pos ini diisi oleh para Gurkha, tapi arek-arek Suroboyo tak peduli dan berjuang semampunya. Hasilnya luar biasa, pasukan yang katanya elit ini dihajar habis-habisan. Ternyata Kukri tak begitu mematikan kalau dilawan dengan Clurit.

Pasukan elit Gurka sebagian pun lari tunggang langgang menyelamatkan dirinya. Ada beberapa Gurkha yang mati ketika itu dan untuk melampiaskan kekesalan, arek-arek Suroboyo membuat mayat-mayat pasukan elit ini mainan. Katanya, pejuang melempar mayat para Gurka ke Kali Mas lalu kemudian menembakinya sebagai latihan.

Ilustrasi Inggris di Pertempuran Surabaya 10 November - (Src: Moddb)
Ilustrasi Inggris di Pertempuran Surabaya 10 November – (Src: Moddb)

Selengkapnya… Inggris yang Agung Akhirnya Malu.