Gunung Kelud Meletus: Hujan Abu Kelud Lebat di Yogyakarta

0
189
Hujan Abu Gunung Kelud di Yogyakarta
Hujan Abu Gunung Kelud di Yogyakarta

DimasBagus.web.id – Akibat dari letusan Gunung Kelud ini, menimbulkan hujan abu yang lebat di Yogyakarta, menyebabkan sejumlah sekolah hingga perguruan tinggi di Daerah Istimewa Yogyakarta meliburkan kegiatan belajar-mengajar, Jumat 14 Februari 2014. Hujan abu vulkanik dari Gunung Kelud, Jawa Timur masih turun hingga Jumat pagi.

Novi, salah satu humas dan protokoler Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), mengatakan bahwa kampus sengaja meliburkan aktivitas perkulihan karena hujan abu masih lebat dan berlangsung sehingga mengganggu.

Baca juga:  Harga K-Touch Octa Core, Berspesifikasi Dual Sim Plus Ram 2GB

Hingga pukul 7.30 WIB, hujan abu masih turun dengan lebat. “Kami sudah umumkan libur kuliah itu,” kata dia.

Dia melanjutkan, mahasiswa pun akan kesulitan menempuh perjalanan dari rumah hingga ke kampus karena harus menerjang hujan abu yang lebat. “Hujan abu di wilayah selatan Yogya ini justru lebih tebal dibandingkan saat erupsi Gunung Merapi tahun 2010 yang lalu,” paparnya.

Sementara itu, Humas Universitas Gadjah Mada (UGM), Wiwit Wijayanti, mengatakan seluruh aktivitas akademis dan perkantoran di Kampus UGM juga diliburkan, kecuali pelayanan yang sifatnya sangat penting.

Baca juga:  Mengenal Pesawat TU-16 TNI AU yang Bikin takut Malaysia, Inggris & Australia

Tak hanya perguruan tinggi, sejumlah sekolah dasar di Kabupaten Bantul juga meliburkan kegiatan belajar-mengajar. Salah satunya, SD Kanisius Ganjuran.

“Saya tadi mengantar anak sampai sekolah, namun ada pengumuman sekolah libur karena sedang turun hujan abu yang sangat lebat dan dikhawatirkan mengganggu kesehatan anak-anak jika dipaksakan sekolah,” kata Evi, salah satu orangtua siswa SD Kanisius Ganjuran.

Wakil Bupati Sleman, Yuni Satya Rahayu, mengimbau semua sekolah agar meliburkan kegiatan belajar-mengajar. “Demi keselamatan siswa dan kesehatan siswa,” kata dia.

Baca juga:  Lintasi 3 Negara, Rudal Jelajah Rusia Hantam ISIS

Sumber : VIVA