Keindahan Pulau Pari di Kepulauan Seribu

0
435
Pulau Pari
Pulau Pari

Untuk yang suka berlibur ke pantai baik untuk surfing maupun diving tidak perlu jauh-jauh bagi anda yang tinggal di Jakarta, yaitu di Kepulauan Seribu. Kepulauan seribu adalah kawasan pelestarian alam bahari di Indonesia yang terletak kurang lebih 45 km pada lokasi geografis 5°23’ – 5°40’ LS, 106°25’ – 106°37’ BT sebelah utara Jakarta.

Ada banyak pulau yang bisa kita jadikan lokasi berlibur di saat akhir pekan, salah satunya Pulau Pari. Pulau ini berada di tengah gugusan pulau yang berderet dari selatan ke utara perairan Jakarta. Dengan pantainya yang berpasir putih dan berair bening kehijauan, Pulau Pari menjadi salah satu objek wisata di Kepulauan Seribu yang wajib di kunjungi.

Baca juga:  Kekuatan Militer Indonesia di Mata Tiga Jenderal NATO

Dengan kapal cepat, Pulau Pari bisa ditempuh 1-1,5 jam dari Dermaga Marina di Ancol atau dari Pelabuhan Kaliadem di Muara Angke, Jakarta Utara. Pulau ini relatif dekat dengan Pulau Rambut, Lancang, Tidung, dan Pulau Pramuka yang menjadi pusat pemerintahan Kabupaten Kepulauan Seribu.

Dari beberapa pulau itu, Pulau Pari bisa ditempuh kurang dari 30 menit. Pulau Pari menjadi salah satu titik singgah kapal-kapal cepat angkutan umum milik Dinas Perhubungan DKI Jakarta yang melayani rute Muara Angke-Kepulauan Seribu dua kali sehari.

Baca juga:  Duh, Es Batu di Restoran Ternyata Lebih Jorok daripada Air WC !

Surfing di Pulau Pari

Serupa dengan pulau-pulau lain yang telah lebih awal berkembang sebagai tujuan wisata, seperti Pulau Bidadari, Tidung, Ayer, Kotok, dan Putri, Pulau Pari memiliki potensi alam yang tak kalah indah.
Pantai Pasir Perawan di Pulau Pari
Oleh karena itu, pemerintah daerah dan warga berinisiatif mengembangkannya sebagai tujuan wisata, sejalan dengan peningkatan kunjungan wisata Kepulauan Seribu, beberapa tahun terakhir.

Fasilitas Sepeda di Pulau Pari

Tiga obyek yang menjadi andalan Keindahan Pulau Pari adalah Pantai Perawan (Virgin Beach), Dermaga Bukit Matahari, dan Pantai Pasir Kresek. Ketiganya dikelola secara swadaya oleh masyarakat. Pendapatan dari usaha pariwisata dikelola untuk pengembangan infrastruktur dan fasilitas wisata, kebersihan dan perawatan, serta pembiayaan kegiatan sosial masyarakat.

Baca juga:  Deretan Prestasi Kopassus, Pasukan Militer Elit RI

Selain pemandangan pantai berpasir putih dan air bening, pengunjung Pulau Pari ditawari paket keliling perkampungan dengan sepeda, menyelam di perairan dangkal (snorkeling), serta menjelajah perairan tepi dengan sampan atau kapal cepat. Seluruh paket wisata diselenggarakan oleh masyarakat sebagai penyedia jasa, mulai dari jasa penyewaan alat, pemandu, dan penginapan.

Dimas Bagus Follow VIVA_log & JakartaTourism

Tweet Kontes Kep Seribu

Sumber : Pengalaman Admin