Seberapa Besar Usaha Boeing Meningkatkan Kemampuan Siluman Super Hornet?

Jangan bayangkan kemampuan siluman super hornet dapat tembus pandang!

0
20
Australia-F-18E-Super-Hornet
Jet tempur F/A-18E Super Hornet RAAF © Andrew Mercer via Wikimedia Commons

DimasBagus.com – Block III mendapatkan peningkatan marjinal dalam hal atau stealth, namun jika Anda mengharapkan itu tak terlihat seperti yang di mimpikan Presiden AS Donald Trump, maka perlu dipikirkan lagi.

Promo Perlengkapan Bayi

Membangun sebuah Super Hornet “siluman” telah menjadi salah satu poin utama pada pembicaraan Trump sejak ia terpilih sebagai presiden AS. Selama perjalanan ke pabrik di St. Louis, pada bulan Maret, Trump mengklaim bahwa Amerika Serikat akan membeli Super Hornet yang menjadi pesawat “siluman terbaru dan terbaik” dan banyak hal dari pesawat tersebut yang bahkan tidak diketahui orang.

Seperti dilansir dari laman Defense , Trump telah mengacu kepada salah satu dari upgrade Super Hornet Block III yang dijadwalkan akan dimasukkan pada jalur produksi jet tempur tersebut pada tahun 2020 termasuk penerapan bahan penyerap radar atau Radar Absorber Materiil (RAM), yang juga dikenal sebagai lapisan siluman.

“Namun jauh dari gelar terbaru dan terbaik, perusahaan Boeing ternyata telah menggunakan bahan yang sama persis tersebut pada Super Hornet Block II agar membantu mengurangi kemungkinan terdeteksinya pesawat oleh radar”, kata Dan Gillian, kepala proram F/ A-18E/F Super Hornet dan E/A-18G Growler di Boeing.

Pada Super Hornet Block III akan mendapatkan “sedikit lagi” lapisan yang diterapkan pada mereka, dan di beberapa daerah yang berbeda demi menambahkan lebih banyak kinerja, menurut Gillian.

Baca juga:  Mana Yang Lebih Menarik, Su-35 Atau T-50 Pakfa?

Secara keseluruhan, peningkatan tersebut akan mengurangi penampang radar pesawat Super Hornet Block III sekitar 10 persen, dan mampu menurunkan risiko hingga pada tingkat yang sangat rendah, tambahnya.

Meskipun masyarakat awam cenderung berpikiran bahwa stealth atau siluman seperti jubah tembus pandang dari film Harry Potter atau pesawat terbang yang tidak terlihat dalam film Avenger, kemampuan “siluman” lebih dari sebuah kontinum yang diaktifkan dan dipengaruhi oleh banyak faktor.

“Ini bukanlah perisai tembus pandang Romulan, referensi teknologi dari film Star Trek yang memungkinkan pesawat luar angkasa tak terlihat oleh mata telanjang dan sensor elektro-optik”, kata Richard Aboulafia, seorang analis penerbangan dari Teal Group.

Ia menambahkan bahwa itu semua adalah tentang mengurangi kemungkinan musuh akan melihat Anda terlebih dulu dalam hitungan detik, jadi jika memberi sedikit waktu ekstra, maka itu semua akan membantu.

Baca juga:  Video Tank Leopard Indonesia dan Menunggu Kedatangannya

Kontributor paling penting dalam tingkat pengamatan rendah adalah bentuk pesawat dan penggunaan pelapis LO alias Low Observability, di mana bentuk badan pesawat yang umumnya terlihat adalah sama pentingnya dengan pelapis itu sendiri.

Jet tempur siluman mulai dari F-117, F-22 dan F-35, dengan sisi-sisi bulatnya, semua dirancang untuk memantulkan gelombang radar dari pesawat tersebut, dan terkadang dengan mengorbankan kinerja aerodinamis atau atribut lainnya, sebut Brian Laslie.

“Akan tetapi, hanya karena Super Hornet bukanlah pesawat LO murni, tak berarti para perancangnya tidak peduli dengan pantulan radar”, kata Laslie, yang menambahkan bahwa sangat masuk akal mengharapkan penurunan 10 persen terhadap tanda tangan pesawat Super Hornet Block III, termasuk penambahan lapisan RAM.

Dikatakan bahwa Super Hornet pengangkutan eksternal dan tiang-tiangnya, tak akan mereplikasi LO dari jet tempur F-35, yang sejak awal telah dirancang sebagai pesawat siluman.

Baca juga:  Internasional Puji SAR Indonesia sebagai Tim SAR Terbaik di Asia