Video Tank Leopard Indonesia dan Menunggu Kedatangannya

0
240
Leopard 2 Revolution Indonesia
Leopard 2 Revolution Indonesia

DimasBagus.com –¬†Kedatangan sangat ramai dibicarakan, terlebih menjadi topik bahasan pada debat capres 2014 antara capres Prabowo Subianto dan Joko Widodo. Sekedar info, Leopard Indonesia merupakan tempur utama (Main Battle ) dengan generasi terbaru yang dibuat oleh perusahaan Rheinmetall Industri yang berbasis di Jerman.

Jika Anda belum pernah melihat sosok dari tank Leopard Indonesia ini dalam bentuk , berikut kami sampaikan tank Leopard Indonesia pada bagian akhir tulisan ini.

Mantan KSAD , Jenderal (Purn) Pramono Edhie Wibowo, mengatakan Indonesia termasuk yang paling terbelakang bahkan di antara beberapa tetangga negara ASEAN.

Baca juga:  Kendaraan Tempur Baru Rusia

Ia mengatakan itu sebelum bertolak ke Hamburg, Jerman, untuk ikut hadir dalam upacara pengiriman pertama (roll out) 52, tank Leopard dari 164 unit yang telah dipesan melalui Kementerian Pertahanan tahun 2013 lalu.

“Selama ini, Indonesia hanya mengandalkan pada tank tempur ringan seperti Scorpion, dan AMX-13. Ketiga jenis tank ringan ini terbilang sudah uzur,” terang Edhie kepada wartawan di Jakarta, Minggu (22/6/2014) pagi.

Menurutnya, pembelian 164 unit tank Leopard ini merupakan bagian penting dari penyegaran alutsista yang terahir dilakukan 30 tahun lalu. Ia menegaskan pembelian ini adalah bagian dari modernisasi alutsista.

“Penyegaran tersebut diperlukan Indonesia untuk menjamin kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tegasnya.

Sekadar informasi, ppacara pengiriman paket pertama tank Leopard akan dilaksanakan di Unterluss, Jerman. Rombongan High Level Committee (HLC) dipimpin Wamenhan, Letjen (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin.

Adapun pembelian tank Leopard diinisiasi Edhie saat dirinya menjabat sebagai KASAD. Sesuai dengan perjanjian beli yang dilakukan pada 2013 lalu, Kemenhan memesan 164 tank Leopard jenis main battle tank dan medium tank IFV Marder.

Tank Leopard ini dibeli lengkap beserta amunisi, peluru latihan, dan suku cadang oleh Kemhan dari perusahaan Jerman, Rheinmettal AG, atas persetujuan Pemerintah Jerman.

Di sisi lain, Danpusenkav Brigjen TNI Mulyanto mengatakan kehadiran pihaknya di Unterluss adalah untuk melihat langsung persiapan akhir yang meliputi inspeksi teknis dan uji coba unit tank Leopard yang akan dikirim ke Indonesia.

“Rencananya 26 MBT dan 26 marder ini bisa tiba di Indonesia dalam waktu dekat dan bisa diperagakan pada upacara perayaan hut TNI 5 Oktober mendatang,” tutupnya. (*)

Berikut yang sangat kita banggakan.

Sumber: .MetroTvNews.com